Kedua pemain tersebut adalah Ikhsan Chan dari PSMS Medan dan Raka Cahyana dari Persija Jakarta.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menjelaskan perekrutan kedua pemain muda ini merupakan langkah strategis untuk membangun skuad yang solid sekaligus memenuhi regulasi kompetisi terkait pemain muda.
"Raka dan Ikhsan akan menjadi opsi yang baik untuk PSIM untuk mengisi slot regulasi di Liga 1 ini," ungkapnya, Senin (30/6).
Ikhsan Chan merupakan penyerang sayap berusia 21 tahun yang didatangkan dari PSMS Medan dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga musim.
Perekrutan pemain kelahiran 1 Mei 2004 ini merupakan buah kesabaran manajemen yang telah lama meminatinya.
"Untuk Ikhsan Chan, kebetulan PSIM sudah naksir pemain ini dari lama, dari dua musim lalu, tapi baru bisa dapat di musim ini," katanya.
Sementara Raka Cahyana merupakan talenta berusia 21 tahun yang datang ke PSIM Jogja dengan predikat mentereng sebagai Pemain Muda Terbaik Liga 2 musim 2023/2024 ketika bermain untuk Deltras FC.
Fleksibilitas eks pemain Persija Jakarta ini menjadi nilai tambah utama, sebuah kualitas yang sangat disukai oleh tim pelatih.
"Untuk Raka ini juga versatile, bisa main di bek kanan, di sayap, bahkan juga di gelandang," bebernya.
Ikhsan sendiri mengaku mantap memilih PSIM Jogja di musim ini, karena menurutnya tim Laskar Mataram ini memiliki reputasi besar.
"Kotanya nyaman, dan orang-orangnya juga ramah," ucapnya.
Dengan bekal pengalaman di Liga 2, Ikhsan sangat berambisi memberikan dampak signifikan bagi Laskar Mataram di kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 nanti.
Ia pun berharap tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja ini bisa bertahan dan finish di papan tengah klasemen Liga 1 nanti.
Untuk mencapai target tersebut, Ikhsan menunjukkan komitmen tinggi dengan menjaga profesionalisme di luar lapangan dengan tetap menjaga pola makan, pola tidur, dan juga menambah intensitas latihan, seperti gym, dan latihan mandiri sehari tiga kali.
"Semoga semua suporter selalu mendukung PSIM, menjaga sportivitas, dan selalu mendoakan semoga PSIM mendapatkan hasil yang terbaik," ujarnya.
Sama seperti Ikhsan, keputusan Raka bergabung dengan PSIM Jogja juga didasari oleh faktor nama besar klub dan fanatisme suporternya.
Mengenai target pribadi, pemain kelahiran 24 Februari 2004 silam ini bertekad untuk menembus tim utama dan mendapatkan menit bermain reguler.
"Untuk semua suporter, selalu dukung kami dan jangan lupa datang ke stadion," tandasnya. (ayu).
Editor : Bahana.