Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Manajemen PSS Sleman Evaluasi Total, Pastikan Siap Hadapi Liga 2 di Musim Depan, Sampaikan Permintaan Maaf karena Tak Bisa Bertahan di Liga 1

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 27 Mei 2025 | 04:55 WIB

 

 

Pemain PSS Sleman Kim Kurniawan dan Kevin Gomes terduduk lemas setelah PSS terdegradasi
Pemain PSS Sleman Kim Kurniawan dan Kevin Gomes terduduk lemas setelah PSS terdegradasi

SLEMAN - Manajemen PSS Sleman berjanji segera bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh dan menyusun strategi untuk kembali berkompetisi musim depan. Langkah perbaikan akan dibahas dalam rapat bersama jajaran komisaris guna memastikan kesiapan tim menghadapi tantangan di Liga 2 musim 2025/2026.

Meskipun sejauh ini manajemen masih dalam proses menerima hasil pahit karena Super Elang Jawa harus terdegradasi dari kompetisi Liga 1. Tapi, manajemen menyatakan segera bangkit dan berbenah. "Hasil ini menjadi pelajaran penting bagi kami," kata Manajer PSS Sleman Leonard Tupamahu Senin (26/5).

Pria 41 tahun ini menandaskan, manajemen PSS Sleman telah berkomitmen untuk segera berbenah dan kembali ke Liga 1 secepat mungkin. "Rencana untuk musim depan tentu sudah kami pikirkan. Untuk kepastiannya, akan kami umumkan setelah adanya rapat bersama komisaris,"  ungkapnya.

Selain itu, mewakili manajemen Leonard menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pendukung PSS Sleman atas hasil akhir di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Sebab pada kesempatan kali ini manajemen telah gagal untuk bisa mempertahankan tim kebanggaan masyarakat Sleman berkompetisi di Liga 1. "Kami menyadari sepenuhnya bahwa hasil ini bukanlah harapan kita bersama," kata pria yang akrab disapa Leo ini.

Musim 2024/2025 memang menjadi periode paling menantang untuk PSS Sleman. Sebab, sejak awal kompetisi Hokky Caraka dan kawan-kawan harus menghadapi berbagai kendala. Mulai pengurangan tiga poin, kesulitan mencetak gol di awal musim, harus menjadi tim musafir karena Maguwoharjo International Stadium (MagIS)  belum selesai renovasi, hingga harus menjalani pertandingan di luar Sleman.

Tak hanya itu, dinamika internal juga turut mewarnai perjalanan tim dengan pergantian pelatih kepala sebanyak tiga kali di sepanjang musim.

Meski musim 2024/2025 ini PSS mengalami banyak dinamika, tetapi manajemen tetap mengapresiasi kerja keras para pemain dan ofisial yang telah berjuang sepanjang musim.

Tak hanya itu manajemen juga turut menyampaikan terima kasih kepada dedikasi luar biasa dari para suporter yang tetap setia mendampingi tim di berbagai kota.  "Saya tahu bagaimana usaha mereka untuk selalu memberikan yang terbaik ketika di latihan maupun di pertandingan,"  tandas Leo. (ayu/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Super Elang Jawa #evaluasi #MaGIS #PSS Sleman #Hokky Caraka #Maguwoharjo International Stadium #musim depan #leonard tupamahu #manajemen #Liga 2