JOGJA - Laga pekan ke-28 kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 yang mempertemukan antara PSS Sleman melawan PSBS Biak yang awalnya dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis (10/4) nanti, diundur menjadi hari Jumat (11/4). Sesuai jadwal baru dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Selain itu, laga antara tim Super Elja melawan tim Badai Pasifik julukan PSBS Biak itu yang semula akan memakai di Stadion Lukas Enembe, Papua juga mengalami perubahan. Di mana laga itu nantinya akan digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali.
Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu mengaku manajemen tim Laskar Sembada sendiri juga sudah secara resmi menerima surat dari PT. LIB terkait mundurnya laga di pekan ke-28 nanti itu."Mundur itu benar, kami sudah dapat suratnya," cetusnya, Kamis (3/4).
Dalam surat dari PT. LIB itu, alasannya mundurnya laga antara PSS Sleman melawan PSBS Biak itu dikarenakan masih adanya kendala teknis. Sebab stadion Lukas Enembe, Jayapura belum bisa menggunakan teknologi VAR. Padahal VAR itu wajib digunakan pada setiap laga di kompetisi Liga 1. “Karena itu dipindah ke Bali," bebernya.
Meski begitu, secara pribadi Leonard tidak mempermasalahkan hal tersebut. Baginya walaupun laga itu harus mundur selama satu hari dan berpindah stadion itu tetap tidak akan mempengaruhi performa timnya."Ya kurang lebih sama aja persiapannya, cuma mundur satu hari juga kan tidak ada bedanya," katanya.
Baca Juga: Bekerja di Luar Negeri, Incar Gaji Tinggi 310 Warga Sleman Jadi Pekerja Migran
Selain itu, mantan pemain Persija itu sendiri juga belum bisa memastikan laga tersebut akan digelar dengan penonton apa tidak. Sebab kedua belah pihak tim juga masih menunggu rekomendasi dari tim keamanan setempat. "Tanpa penonton kayaknya, tapi saya belum ada kabar dengan penonton atau tidak," tandasnya. (ayu/pra)