Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Panpel PSIM Tunggu Kepastian SSA Bantul untuk Final Liga 2, Jumat Rapat Koordinasi Berbagai Pihak

Khairul Ma'arif • Jumat, 21 Februari 2025 | 04:06 WIB

TAJAM: Selebrasi pemain PSIM Jogja usai Rafinha mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru melalui penalti (Guntur Arga Tirtana/ Radar Jogja)
TAJAM: Selebrasi pemain PSIM Jogja usai Rafinha mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru melalui penalti (Guntur Arga Tirtana/ Radar Jogja)
 

JOGJA - Kabar laga final Liga 2 antara PSIM Jogja melawan Bhayangkara FC akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, sempat mencuat di kalangan pecinta sepak bola. Ini menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan, mengingat beberapa waktu lalu beredar informasi final di Stadion dr H Moch Soebroto, Kota Magelang atau Stadion Mandala Krida Jogja.

Menanggapi hal ini, Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar membenarkan jika beberapa waktu lalu panpel sudah mengajukan perizinan untuk laga final Liga 2 di SSA. Akan tetapi hingga kini panpel masih menunggu jawaban dari Pemkab Bantul, dalam hal ini Disdipora Bantul. "Nantinya semua berproses. Kalau ada kepastian, akan dirilis resmi," ungkapnya Kamis (20/2).

 Selain sudah mengajukan surat perizinan tempat, panpel ternyata juga telah mengajukan izin agar laga final itu bisa dihadiri penonton. Pihak panpel pun sangat berharap pengelola SSA bisa memberikan izin terkait hal itu. "Namanya juga final. Mudah-mudahan itu jadi penyemangat pengelola SSA untuk memberikan izin,"  bebernya.

Oleh karena itu, untuk saat ini Wendy meminta kepada masyarakat agar tetap bersabar menunggu informasi terkait kejelasan venue final. Dalam waktu dekat panpel akan memberikan pernyataan resmi. "Kami minta dukungannya dan doa. Semoga tidak hanya laga final saja yang sukses. Tapi kami juga bisa juara," tegasnya.

Sementara, Dirut PSIM Yuliana Tasno mengakui laga final Liga 2 yang mempertemukan Laskar Mataram dengan Bhayangkara FC kemungkinan besar digelar di SSA Bantul. Saat ini manajemen sedang mengurus proses perizinan terkait Stadion itu. "Masih 50:50 (final di SSA). Perizinannya masih diurus. Mudah-mudahan segera ketok palu," ujarnya.

Meski Pemkab Bantul, dalam hal ini Disdikpora Bantul belum memberikan lampu hijau, manajemen PSIM tetap berharap proses perizinan bisa segera diselesaikan. Sehingga PSIM bisa menyelenggarakan partai final melawan The Guardians, julukan Bhayangkara FC, di SSA Bantul. "Kami akan upayakan yang terbaik," tegas wanita yang akrab disapa Liana ini.

 Terpisah, Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto mengakui PSIM Jogja sudah mengajukan izin penggunaan SSA untuk laga final, Rabu (26/2). "Kalau mengajukan izin iya, tadi pagi," katanya Kamis (20/2).

Namun izin itu belum diberi lampu hijau. Pasalnya, baru akan dilakukan rapat terkait pengajuan izin Jumat (21/2) siang. Rapat menjadi koordinasi lengkap dari semua jajaran terkait. Ketika disinggung dibolehkan dihadiri penonton 15 ribu orang, Nugroho belum bisa memastikan. "Ya, belum mengerti," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Bantul Andus Sarwana menambahkan, kepastian PSIM dapat menggunakan SSA sebagai laga final diketahui usai rapat Jumat siang.

 

Sementara ini pengajuannya sudah diterima Disdikpora Bantul. Untuk resminya diperbolehkan menggunakan, baru akan dipastikan lagi setelah koordinasi dengan instansi terkait. "Dengan Polres, Kodim, Dishub, PSSI dan lain-lain, termasuk pemohon," tandasnya. (ayu/rul/laz)

 

 

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Stadion dr H Moch Soebroto #Disdikpora bantul #spekulasi #Stadion Sultan Agung (SSA) #bhayangkara fc #final #pengelola #perizinan #Stadion Mandala Krida Jogja #Bantul #Kota Magelang #Sepak Bola #Yuliana Tasno #Liga 2 #PSIM Jogja