Yang istimewa, kedatangan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) yang jatuh pada 5 Februari.
Sejumlah suporter itu menyuarakan keresahannya dan mempertanyakan kondisi tim yang berjuluk Super Elang Jawa terkait hasil buruk dibeberapa laga terakhir.
Selain itu kedatangan para suporter itu juga untuk menuntut tim pelatih dan pemain supaya bisa memenangkan laga melawan Bali United nanti.
"Pelatih tidak boleh mencoba strategi dan merotasi pemain," cetus salah satu suporter di hadapan para pemain dan jajaran pelatih Laskar Sembada usai menjalani latihan rutin.
Tak hanya itu saja, para suporter itu juga berharap supaya di bulan Februari ini, yang merupakan bulan kelahiran dari BCS, para pemain dan pelatih bisa berjuang mati-matian untuk memenangkan setiap pertandingan yang ada.
Sebab para suporter ingin tim PSS Sleman bisa memberikan kado terbaik berupa kemenangan di bulan kelahiran BCS ini.
"Kalau besok melawan Bali United kalah, kami akan datang di latihan dengan membawa lebih banyak orang. Kami ingin tanggung jawab dari pelatih dan pemain supaya bisa bikin suporter bangga," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Pelatih kepala PSS Sleman Mazola Junior mengatakan bahwa kedatangan para suporter di latihan jelang melawan Bali United ini merupakan momentum yang sangat bagus buat tim.
Sebab menurutnya dengan hadirnya para suporter itu para pemain bisa termotivasi supaya bisa bermain lebih baik lagi di laga-laga ke depan.
"Jadi itu hak mereka datang ke sini, suporter itu sangat cinta sama klub. Mereka juga support di manapun klub pergi. Maka mereka juga tagih hak mereka," cetus Mazola.
Terkait tuntutan supaya bisa menang di laga melawan Bali United nanti, Mazola berjanji jika di laga itu nanti para pemain akan bermain total dan fokus untuk memenangkan pertandingan.
Kemenangan itu bakal menjadi kado berharga buat para suporter pada Februari ini yang merupakan bulan kelahiran dari BCS.
"Kami respek sama Bali karena merupakan tim bagus dan punya investasi besar di situ. Tapi kami tetap fokus untuk memenangkan pertandingan. Ada dua laga kami tidak dapat poin, kami harus fokus total untuk bisa dapat poin lawan Bali," tegasnya.
Sementara Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu yang juga hadir dalam latihan rutin juga mengatakan bahwa kehadiran para suporter di latihan jelang melawan Bali United ini merupakan hal yang positif buat tim.
Menurutnya para suporter itu datang ke latihan juga tidak hanya memberikan tuntutan saja, tapi para suporter juga memberikan semangat kepharitim untuk bisa lebih termotivasi lagi dan berkomitmen di dalam meraih poin di setiap laga sisa di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 ini.
"Jadi saya sendiri sangat mengapresiasi mereka pagi-pagi datang ke sini. Kami (manajemen) dan pelatih sangat mengapresiasi itu," ujarnya.
Editor : Bahana.