Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Persis Solo Takluk dari Borneo FC, Milomir Seslija: Pesut Etam Layak Menang Karena Punya Pengalaman dan Bermain Simpel

Satria Putra Sejati • Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:23 WIB
Ramadhan Sananta (putih) mencoba merebut bola dari pemain Borneo FC (merah) dalam laga Piala Presiden 2024 (pialapresiden.id)
Ramadhan Sananta (putih) mencoba merebut bola dari pemain Borneo FC (merah) dalam laga Piala Presiden 2024 (pialapresiden.id)

RADAR JOGJA – Persis Solo gagal mendulang poin perdana dalam turnamen pramusim, Piala Presiden 2024.

Laskar Sambernyawa takluk dari Borneo FC pada laga pertama di grup A dengan skor 2-0 di Stadion SI Jalak Harupat, Jumat (19/7) malam.

Dua gol dari Borneo FC yang membuat Persis tersungkur dicetak oleh Leo Gaucho di menit ke-45 dan 52. Gol-gol yang tercipta ke gawang Persis ini tidak lepas dari kesalahan koordinasi di lini belakang tim asuhan Milomir Seslija.

Usai laga, pelatih asal Bosnia Herzegovina itu mengakui jika anak asuhnya terlalu banyak kesalahan individu yang berakibat fatal.

“Kami memang kalah dan Borneo FC layak menang karena punya pengalaman dan bermain simple,” kata Milomir Seslija.

“Kami tidak bermain seperti yang kami rencanakan di awal. Kami juga tidak bisa melakukan one touch seperti kami lakukan musim lalu dan melakukan beberapa kesalahan individu pada pertandingan ini,” lanjutnya.

Milo menambahkan kesalahan yang dilakukan saat menghadapi tim sebesar Borneo tentu saja bakal menjadi mala petaka bagi timnya.

Walaupun begitu, kekalahan ini akan menjadi Pelajaran berhaga bagi Laskar Sambernyawa untuk memperbaiki diri jelang gelaran kompetisi BRI Liga 1 2024/25.

“Tetapi ini bagus untuk mengevaluasi kekurangan kami. Ini adalah pertandingan yang bagus dan ada banyak pekerjaan rumah yang harus kami perbaiki,” tambahnya.

“Kami bermain tidak seperti yang kami inginkan di babak pertama. Awalnya mencoba umpan pendek tapi Sananta meminta long ball dan melakukan umpan terobosan, itu yang terjadi ketika kami tidak bermain secara kolektif,” jelasnya.

Milo menilai masuknya Karim Rossi di babak kedua membuat kondisi timnya menjadi lebih baik.

“Ini adalah fungsi pra musim untuk bisa jadi lebih baik,” tegasnya. (uta)

Editor : Bahana.
#Piala Presiden 2024 #pesut etam #Persis Solo #milomir seslija #Leo Gaucho #laskar sambernyawa #Pra musim #Borneo FC