Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perkelahian di Dalam Lapangan, Kiper Gremio Anapolis Terima Tembakan Peluru Karet dari Polisi

Satria Putra Sejati • Jumat, 12 Juli 2024 | 18:06 WIB
Kiper Gremio Anapolis, Ramon Souza tertembak di bagian paha oleh Polisi usai pertandingan (Reprodução/ Gremio Anapolis/ Vinicius Canuto (@clicanuto))
Kiper Gremio Anapolis, Ramon Souza tertembak di bagian paha oleh Polisi usai pertandingan (Reprodução/ Gremio Anapolis/ Vinicius Canuto (@clicanuto))

RADAR JOGJA – Klub divisi kedua regional Brazil, Gremio Anapolis mengutuk tindakan kriminal yang membuat kiper mereka tertembak peluru karet yang ditembakkan oleh seorang anggota Polisi Militer.

Setelah kemenangan 2-1 Centro Oeste, polisi militer turun tangan untuk menghentikan perkelahian di lapangan antara para pemain kedua tim setelah peluit akhir pertandingan divisi dua negara bagian Goias.

Kamera video menangkap gambar seorang petugas polisi militer mengarahkan senjatanya ke arah kiper Gremio Anapolis, Ramon Souza sebelum menembakkan peluru karet ke arah kaki sang pemain.

Petugas tersebut kembali mengarahkan senjatanya ke arah Souza, yang terlihat terpincang-pincang.

Souza mendapat perawatan medis di lapangan dari dokter tim klubnya karena mengalami pendarahan yang berlebihan.

Dia ditandu keluar lapangan dan dibawa dengan ambulans ke pusat medis.

“Gremio Anapolis secara terbuka menolak kejadian yang sangat disesalkan, konyol dan menjijikkan, di Stadion Jonas Duarte pada Rabu malam. Setelah pertandingan berakhir, kiper kami Ramon Souza secara pengecut terkena peluru karet, yang ditembakkan oleh seorang petugas polisi dari Kompi Polisi Khusus (CPE),” tulis pernyataan dari klub Gremio Anapolis.

“Sebuah tindakan yang mengerikan, tidak dapat dipercaya dan kriminal oleh seseorang yang seharusnya peduli dengan keselamatan dan integritas orang-orang yang berada di Stadion Jonas Duarte,” tambahnya.

“Gremio Anapolis menginformasikan bahwa mereka akan mengambil tindakan yang tepat, sehingga orang yang bertanggung jawab dihukum dan keadilan ditegakkan, sehingga tindakan KRIMINAL ini tidak luput dari hukuman,” jelasnya.

Polisi militer mengkonfirmasi bahwa mereka telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut dan mengatakan dalam sebuah pernyataan "bahwa mereka tidak memaafkan kesalahan apa pun yang dilakukan oleh anggotanya." (uta)

Editor : Bahana.
#Gremio Anapolis #Divisi Kedua #Kriminal #Centro Oeste #Polisi #peluru karet #Ramon Souza #tertembak #brazil