Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ditahan Imbang Italia 1-1 dan Gagal Antarkan Kroasia ke Babak Gugur, Luka Modric: Kami Terus Berjuang Namun Sepak Bola Tidak Memberi Ampun

Satria Putra Sejati • Selasa, 25 Juni 2024 | 17:06 WIB
Kekecewaan dari Luka Modric Cs usai gagal antarkan Kroasia ke babak gugur Euro 2024 (getty)
Kekecewaan dari Luka Modric Cs usai gagal antarkan Kroasia ke babak gugur Euro 2024 (getty)

RADAR JOGJA – Kapten tim nasional Kroasia, Luka Modric mengatakan timnya terus berjuang hingga akhir walaupun hasil yang didapat jauh dari apa yang diharapkan.

Kroasia gagal mendapatkan satu tempat di babak gugur Euro 2024 Jerman usai hanya mampu mendapatkan 2 poin dalam tiga pertandingan.

Tim berjuluk Vatreni itu ditahan imbang Italia pada laga pamungkas di grup B dengan 1-1 di Red Bull Arena, Selasa (25/6) dini hari.

Harapan untuk menjadi tim peringkat tiga terbaik juga sangat jauh dari harapan jika hanya dengan 2 poin.

Kroasia gagal mendapatkan kemenangan pada laga terakhir kontra Italia dimana gol yang dicetak Luka Modric dibalas oleh gol Mattia Zaccagni di menit akhir.

Terlepas dari kekecewaan tersebut, Modric menyatakan bahwa ia ingin terus bermain meskipun telah melakoni 178 laga internasional sejak debutnya di tahun 2006, dan dengan golnya tersebut membuatnya menjadi pencetak gol tertua di ajang Euro.

“Saya ingin terus bermain selamanya, tetapi mungkin akan tiba saatnya saya harus gantung sepatu. Saya akan terus bermain, tetapi saya tidak tahu berapa lama lagi,” kata Luka Modric.

“Itu sangat menegangkan. Kami terus berjuang hingga akhir pertandingan, namun sayangnya, sepak bola tidak memberi kami kesempatan malam ini. Hari ini sangat kejam, tetapi juga dalam pertandingan terakhir kami kontra Albania ketika kami juga kebobolan gol di menit-menit akhir,” tambah gelandang berusia 38 tahun itu.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, berpendapat bahwa delapan menit tambahan waktu yang menyebabkan gol Italia tidak perlu terjadi dan para pemainnya menjadi gugup di menit-menit akhir.

“Tidak ada banyak pelanggaran dalam permainan atau pelanggaran. Namun Anda tidak bisa kebobolan gol seperti itu pada menit ke-98,” ungkap Zlatko Dalic.

“Kekalahan adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola. Begitulah adanya,” tegasnya. (uta)

Editor : Bahana.
#euro 2024 #italia #Zlatko Dalic #luka modric #kroasia #Mattia Zaccagni