RADAR JOGJA – Sempat digadang-gadang jadi striker masa depan Indonesia, bahkan langganan dipanggi Coach Shin Tae Yong, Saddam Emiruddin Gaffar seakan menghilang. Tapi kini salah satu striker muda PSS Sleman itu telah kembali.
Dibuktikan dengan mencetak gol perdananya pada Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 saat membantai Arema FC di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/4) lalu.
Pada laga yang berhasil dimenangkan oleh Tim Super Elja dengan skor 4-1 itu, Saddam berhasil mencetak gol keempat Laskar Sembada. Memanfaatkan bola rebound atas kesalahan kiper tim Singo Edan pada menit ke-93. Bola liar tersebut disundul keras oleh Saddam dan melesat ke gawang Arema FC.
Gol perdana tersebut juga sangat berarti bagi pemain yang berusia 23 tahun itu. Pasalnya setelah sekian lama absen karena menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL). Dia pun menjadi salah satu korban dokter palsu Elwizan Aminudin.
Usai mencetak gol Saddam bertekad pada tiga laga sisa PSS Slema di musim ini agar bisa kembali menyumbang gol lebih banyak lagi. "Saya sangat bersyukur dengan gol ini. Semoga untuk pertandingan berikutnya bisa menambah pundi-pundi gol saya lagi untuk PSS," ujarnya Rabu (17/4).
Pemain bernomor punggung sembilan itu juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh PSS Fans yang hadir dan mendukung di Stadion Manahan lalu. Sebab menurutnya dukungan dari para PSS Fans itulah yang membuat para pemain sangat termotivasi untuk menang.
"Alhamdulillah gol ini tentu memotivasi saya untuk bisa tampil lebih baik lagi untuk membantu tim. Semoga ini juga bisa menambah kepercayaan diri saya ke depannya untuk mencetak gol bersama PSS," jelasnya.
Pada saat laga melawan Arema FC lalu itu, Saddam belum mendapat menit bermain sejak menit awal. Ia masuk sebagai pemain penggunaan untuk menggantikan Ajak Riak pada menit ke-81.
Pelatih kepala PSS Sleman Risto Vidakovic beralasan tidak memasang Saddam sebagai starter karena sudah lama sekali tidak bermain. Kondisi fisiknya juga masih belum optimal di awal-awal. "Jadi saya pasti beri dia menit bermain tapi mungkin tidak sebanyak itu. Tergantung situasi pertandingan," tandasnya. (ayu/pra)
Editor : Satria Pradika