JOGJA - Manajer PSIM Jogja Dyaradzi Aufa Taruna mengatakan dalam waktu dekat ini jajaran manajemen Laskar Mataram segera melakukan pembubarkan tim.
Sebab, tim yang berlogo Tugu Putih ini segera mempersiapkan tim dengan lebih matang lagi untuk menatap Liga 2 di musim depan.
Memang mimpi PSIM Jogja untuk memenuhi target promosi ke Liga 1 musim ini belum terealisasikan.
Hariono dan kawan-kawan terhenti di babak 12 besar. Tidak bisa melangkah ke babak semifinal kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024 musim ini.
Walaupun demikian manajemen tim Laskar Mataram berjanji tidak akan mengecewakan para pecinta Laskar Mataram dan tetap optimistis di musim depan untuk bisa lolos ke Liga 1.
Terhentinya PSIM Jogja di babak 12 besar kompetisi Liga 2 ini membuat jajaran manajemen tim Laskar Mataram punya banyak waktu untuk menyiapkan tim di musim depan.
Setelah ini, langkah yang dilakukan manajemen akan melakukan pembubaran tim.
Langkah awal yang akan dilakukan manajemen hanya mempersiapkan tim. Selain itu, menyimpan nama-nama pemain yang sudah mereka persiapkan untuk musim depan.
"Kalau soal nama saya belum bisa kasih tahu. Kalau saya pribadi sebetulnya tidak suka yang gonta-ganti skuad," ujar figur yang akrab disapa Razzi itu Rabu (7/2).
Bukan tanpa alasan Razzi mengatakan tidak suka soal gonta-ganti skuad. Menurutnya, jika PSIM Jogja merombak semua pemain bakal membutuhkan waktu yang lama lagi untuk membangun tim di musim depan.
"Dalam artian kami sudah buat fondasi, jangan dirobohin lagi. Karena kalau bangun dari nol lagi ya butuh waktu. Dengan fondasi yang ada gimana caranya kami harus lebih baik," jelasnya.
Terlebih, Razzi juga berharap agar skuad tim PSIM Jogja jangan sampai terlarut-larut dalam kekecewaan yang dialami pada musim ini.
Sebab, menurutnya, hal yang lebih baik dilakukan saat ini tim harus bisa menatap ke depan dan kembali menyiapkan tim agar lebih baik lagi.
"Kami musim depan semoga lebih siap lagi dan lebih matang," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad