Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berharap Ada Keajaiban, Liana Tasno Minta Maaf ke Seluruh Pecinta PSIM Jogja Jika Belum Bisa Penuhi Ekspektasi

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 31 Januari 2024 | 22:32 WIB
TANGGUNG JAWAB: Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno.
TANGGUNG JAWAB: Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno.

JOGJA - Direktur Utama PT Jogja PSIM Yuliana Tasno menyatakan permohonan maaf kepada seluruh pecinta PSIM Jogja apabila di musim ini Laskar Mataram ini tidak bisa memenuhi ekspektasi mereka.

"Pertama saya meminta maaf, atas seluruh jajaran manajemen, saya siap bertanggung jawab sebagai direktur utama di PSIM. Saat ini PSIM masih fokus menjalani satu pertandingan melawan PSMS, dengan harapan masih ada keajaiban terjadi. Namun, apabila gagal, semua menjadi tanggung jawab saya," ujar Liana Tasno Rabu (31/1).

Asa PSIM Jogja untuk promosi ke Liga 1 di musim ini agak berat. Sebab, hasil imbang yang diraih Laskar Mataram saat menjamu Semen Padang Sabtu (27/1) lalu membuat Hariono dkk sekarang menduduki peringkat tiga klasemen grup X.

Padahal, secara aturan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dinyatakan kontestan semifinal Liga 2 2023/2024 hanya pemuncak klasemen grup X, Y, dan Z, dan satu tim peringkat dua terbaik saja.

Saat ini Laskar Mataram hanya akan mengejar untuk menjadi runner up terbaik agar bisa lolos ke babak semifinal Liga 2.

Liana mengaku memahami kekecewaan para pecinta Laskar Mataram.

"Saya sangat memahami kekecewaan teman-teman suporter saat ini. Begitu pula saya dan semua yang berada di tim, juga merasakan hal yang sama," ucapnya.

Namun, menurut Liana, sebenarnya pada musim 2023/2024 ini  Laskar Mataram sangat serius untuk bisa meraih tiket promosi ke Liga 1 seperti impian semua pecintanya.

"Sejak awal kami berusaha maksimal, bagaimana memilih pelatih kemudian juga pemain. PSIM sangat serius, seperti kami lihat bersama-sama, hingga saat ini," katanya

Bukan tanpa alasan Liana mengatakan hal tersebut. Sebab, menurutnya, sejak pemilihan pelatih dan pemain, tim PSIM Jogja telah menunjukkan keseriusan.

Terlebih, pada saat babak 12 besar, ketika Laskar Mataram melakukan away misalnya.

PSIM Jogja juga begitu serius. Mereka membawa banyak pemain agar pelatih memiliki cukup pilihan pemain untuk dimainkan.

Tak hanya itu saja, PSIM Jogja juga memastikan spare waktu keberangkatan untuk memaksimalkan kondisi para pemai.

Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan manajemen Laskar Mataram untuk mewujudkan cita-cita lolos ke Liga 1.

"Benar-benar manajemen ingin agar bisa maksimal di tiap pertandingan. Saya berusaha menjaga semua hal dari awal penyisihan sampai kemarin pas lawan Semen Padang," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#Liana Tasno #permohonan maaf #Liga 1 #PSIM Jogja