RADAR JOGJA - Menghadapi Persik Kediri pada 21 Oktober, PSS Sleman dipastikan bermain tanpa dukungan supporter di Maguwoharjo International Stadium (MagIS).
Hal itu terjadi sebab Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Laskar Sembada dengan dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak satu kali sebagai tuan rumah dan denda 20 Juta.
Sanksi tersebut diberikan sebab, dalam pertandingan terakhir PSS Sleman kala menjamu Madura United di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) pada 24 September lalu, setelah pertandingan selesai ada salah satu supporter yang masuk kedalam ruangan konferensi pers dan melakukan pemukulan terhadap official media dari Laskar Sape Kerab.Baca Juga: Mahasiswa UMY Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 4 Gedung, Ini Kata Pihak UniversitasDalam pertandingan itu, PSS Sleman gagal meraih poin penuh dan laga berakhir dengan skor sama kuat 1-1.
Satu gol Laskar Sembada di cetak oleh Hokky Caraka dan gol Madura United dicetak oleh Malik Risaldi.
PSS Sleman kali ini sedang dalam rentetan hasil minor setelah dalam lima laga terakhir BRI Liga 1 tidak mampu meraih satupun kemenangan, baik dalam laga kandang maupun tandang.
Dalam pertandingan terakhir laskar Sembada harus menelan kekalahan dari Arema FC di Stadion Kapten I Waya Dipta, Gianyar, dengan skor 2-1.
Selanjutnya PSS Sleman bakal melakoni laga tandang keduanya berturut-turut menghadapi Dewa united sebelum kembali ke Sleman untuk menghadapi Persik Kediri.
Menantang Dewa United pada Jumat (6/10) di Stadion Indomilk, PSS Sleman dipastikan tidak akan diperkuat satu pilar penting di jantung pertahanan, yakni Thales Lira.
Di mana dalam pertandingan menghadapi Arema, Thales menerima dua kartu kuning dan mendapatkan kartu merah. (cr4)
Editor : Bahana.