BALI - PSS Sleman harus rela takluk dengan tim ruan rumah Arema FC di pekan ke-14 lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (30/9).
Duel sengit antara tim yang berjuluk Singo Edan dengan Tim Super Elang Jawa ini selesai dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim Arema FC.
Laskar Sembada takluk dengan tim tuan rumah 1-2 lantaran dari dua gol penalti yang dieksekusi dengan baik oleh penyerang andalan Arema FC Gustavo Almeida.
Gol pertama Singo Edan dicetak pada menit 45+1. PSS Sleman berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua menit ke-55 melalui Thales usai memanfaatkan umpan dari Jonathan Bustos.
Selepas itu, laga terus berjalan dengan sengit. Namun, PSS Sleman pada menit ke-67 mendapat malapetaka.
Tim Super Elja harus rela bermain dengan 10 pemain setelah Thales diganjar kartu uning kedua oleh wasit.
Keunggulan jumlah pemain ini berhasil dimanfaatkan oleh Arema FC. Sehingga pada menit ke-83 Tim Singo Edan pun berhasil menyarangkan gol kembali melalui eksekusi penalti Gustavo Almeida.
Alhasil, kedudukan menjadi 1-2 untuk kemenangan tim tuan rumah hingga laga usai.
Dengan kekalahan ini, PSS Sleman semakin memperpanjang buruknya penampilan mereka yang sebelumnya sudah tidak meraih kemenangan dalam empat laga terakhirnya.
Laskar Sembada tertahan di peringkat 13 klasemen dengan koleksi 18 poin alias cuma terpaut lima poin dari zona degradasi.
Baca Juga: Rakic Masih Jadi Starter, Sulaiman Debut Bersama PSIM Jogja
Usai pertandingan, Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail menyebut tidak tahu dengan hasil pertandingan kali ini. Apakah hasil di pertandingan ini memiliki hasil yang baik atau tidak.
Mihail mengaku di babak kedua tadi tim asuhnya kehilangan pemain yang cukup penting. Sehingga menurutnya, kalau saja Thales masih di lapangan waktu itu mungkin PSS Sleman bisa draw atau mungkin lebih baik.
"Ya begitulah inilah sepak bola. Yang jelas selamat untuk Arema dan Coach Valente yang sudah berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi," jelasnya (30/9).
Mihail juga menyebut setelah ini tim Super Elja hanya bisa menatap masa depan yang akan datang. Laga kali ini adalah laga yang cukup sulit.
"Dilihat dari Arema yang dalam kondisi yang cukup sulit. Namun sekarang kami lah yang berada dalam situasi yang cukup sulit itu," tegasnya.
Penyerang PSS Sleman Kei Sano meminta maaf karena belum bisa menang dan belum bisa mendapat hasil yang baik di laga kali ini.
Menurut Sano, pertandingan kali ini adalah hasil yang sangat mengecewakan bagi PSS Sleman.
"Tapi ini lah sepak bola yang jelas untuk ke depan kami akan berusaha lebih keras," ucapnya. (ayu)