Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bima Sinung Pamit, PSIM Jogja Tak Punya CEO dan Manajer

Heru Pratomo • Senin, 14 Agustus 2023 | 20:39 WIB
Bima Sinung Widagdo.(ISTIMEWA)
Bima Sinung Widagdo.(ISTIMEWA)

 

RADAR JOGJA - Teka-teki jajaran manajemen PSIM Jogja mulai terjawab. Chief Executive Officer (CEO) PSIM Jogja sejak 2021 lalu, Bima Sinung Widagdo pamit. Bima resmi tak lagi menjadi bagian dari PSIM Jogja. 

 

Pamitnya Bima Sinung diketahui dari unggahan di media sosial X alias Twitter pribadinya @bimasinung. 'Nyuwun pamit, sungguh merupakan suatu kehormatan pernah menjadi bagian dari tim sebesar PSIM, mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya apabila ada perkataan atau perbuatan yang kurang berkenan, maju terus Laskar Mataram!! AYDK"

Unggahan Bima ini sekaligus menjawab keberadaannya selama ini. Praktis sejak berakhirnya Liga 2 musim kompetisi 2022/2023, akibat Tragedi Kanjuruhan Malang, Bima tak lagi aktif mengurusi PSIM Jogja. Bahkan saat pembentukan tim untuk musim kompetisi 2024/2024 ini Bima sama sekali tak terlihat. Hal itu menimbulkan spekulasi terkait kebersamaannya bersama Laskar Mataram. 

 

Sebagai CEO, Bima dikenal dekat dengan suporter. Termasuk beberapa kali melakukan pertemuan dengan Brajamusti maupun The Maident. Bima sendiri menggantikan tugas Bambang Susanto sejak 2021 lalu. Sebelumnya Bima menjadi CEO Sulut United. 

 

Pamitnya Bima memperjelas kondisi manajemen tim yang berulang tahun tiap 5 September itu, yang hingga saat ini tidak memiliki CEO maupun manajer. Karena manajer PSIM musim lalu Farabi Firdausy juga tak lagi aktif mengurusi PSIM. Praktis selama ini yang mewakili manajemen PSIM adalah Sekretaris Klub PSIM Jogja Aprilia Sulistyowati. 

Hal itu pun memantik tanda tanya dari para pandemen PSIM. Meski jajaran pelatih dan pemain sudah terbentuk dan mulai latihan. Kondisi yang tidak ideal ini turut dikomentari Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi. Untuk masalah manajemen tim ini, menurut Kas Hartadi, perannya memang tidak menjadi hal yang menggangu. Namun, peran sebuah menejemen tim itu sangat dibutuhkan perannya untuk PSIM Jogja.

 

"Kalau perlu menajemen, ya, perlu. Karena, regulasi pasti ada. Dan, sosok manajer itu adalah sosok penyambung lidah pelatih ke manajemen. Serta, ia lah yang meng-handle semua kegiatan PSIM," ujarnya, Minggu (13/8).

 

 

Kas Hardadi tidak ambil pusing dengan tidak adanya manajer untuk persiapan memyabut Liga 2 mendatang. Yang mana, sejak dirinya masuk dan menandatangani kontrak dengan Laskar Mataram. Semua urusan teknis di luar lapangan dan jadwal latihan tim masih di bawah kendalinya.

 

Tak hanya itu saja, Kas Hartadi juga menyebut soal urusan manajer tim tetap akan diserahkan kepada manajemen tim PSIM Jogja. Sebab, saat ini ia akan tetap fokus mempersiapkan para pemain hingga kompetisi Liga 2 mendatang.

 

 

"Sejak pertama yang meng-handle semua kegiatan tim saya sendiri. Tanpa manajer saya tetap bisa. Dan untuk perekrutan pemain asing juga diserahkan kepada saya. Intinya, saya tidak merasa terganggu dengan hal itu. Yang penting, tetap ada koordinasi dengan manajemen," tandasnya. (ayu) 

 

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Brajamusti #Bima Sinung #kas hartadi #the maident #PSIM Jogja