RADAR JOGJA - Perayaan Tahun Baru hampir tidak mungkin dilakukan tanpa acara bakar-bakar.
Acara bakar-bakar di rumah memanglah suatu kegiatan yang seru ketika menjelang Pergantian Tahun, terlebih ketika dibarengi dengan acara kumpul keluarga.
Namun, setelah selesai acara bakar-bakar, bau asap kerap menempel dan membuat rumah jadi bau pengap.
Walaupun sudah menggunakan pengharum ruangan, itu tidaklah mempan.
Pengharum hanya berguna untuk menyamarkan bau saja, selebihnya bau asap tetaplah menempel.
Tenang saja, ternyata ada beberapa tips yang efektif untuk menghilangkan bau sisa bakar-bakar yang menempel di rumah.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan supaya bau bekas bakar-bakar tidak tertinggal di rumah.
Membuka Lebar Ventilasi Udara
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memaksimalkan ventilasi udara, yaitu membuka lebar-lebar seluruh ventilasi udara yang ada di rumah.
Setelah bau asap bakar-bakar mulai tercium, maka di situ sirkulasi udara harus segera dibuka.
Kemudian, apabila tersedia kipas angin, maka bisa digunakan untuk mendorong asap keluar.
Sirkulasi udara yang bagus akan membuat asap keluar secara sendirinya tanpa perlu bahan tambahan.
Cuka Putih
Cuka terkenal mempunyai fungsi efektif dalam menyerap bau tidak sedap.
Caranya yaitu dengan menuangkan cuka ke dalam beberapa mangkuk kecil, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang memiliki bau asap paling menonjol.
Pastikan mangkuk diletakkan di tempat yang aman dari aktivitas sehari-hari agar tidak tumpah.
Kemudian, diamkan selama satu malam untuk hasil yang maksimal.
Baking Soda
Langkah selanjutnya yaitu dengan menaburkan baking soda ke kain-kain yang terkena bau asap.
Taburkan baking soda dan diamkan sampai 4-8 jam.
Lalu, setelah itu bersihkan baking soda dengan vacum cleaner.
Cara ini ampuh untuk menghilangkan bau sangit pada bahan kain tanpa merusak material.
Lap Permukaan dengan Air Hangat
Bau asap ternyata bisa menempel pada dinding, meja, dan permukaan keras lainnya.
Maka caranya cukup mudah, yaitu lap area tersebut dengan air bersih yang dibasahi air hangat agar sisa-sisa partikel bisa terangkat sempurna. (Ahmad Yinfa Cendikia)
Editor : Meitika Candra Lantiva