JOGJA - Rework fashion kini jadi salah satu model atau jenis pakaian yang banyak disukai anak-anak muda. Sebab rework merujuk pada proses mengubah, mendaur ulang, atau memperbarui pakaian bekas atau lama. Menjadi pakaian baru yang lebih modern, unik, dan sesuai gaya personal atau tren saat ini.
Pembuat rework fashion Rizka Nur Ariefa mengaku, telah membuat sekitar 40 item selama setahun terakhir. Mulai dari celana panjang, kemeja, hingga hoodie atau jaket.
"Referensi desainnya kebanyakan dari Pinterest, lalu ku desain ulang,” sebut mahasiswi ISI Jogjakarta jurusan Seni Kriya ini.
Baca Juga: Pembangunan Tol Jogja-Bawen Dilakukan secara Elevated, Komisi V DPR RI Sebut Biaya Lebih Mahal
Rizka pun memanfaatkan baju bekas yang kurang layak pakai. Kemudian dipotong dan ditempel sesuai keinginan.
Dalam membuat rework fashion, lanjutnya, tidak ada pakem atau aturan pasti. Secara garis besar, seluruhnya hanya didasari pada kreativitas dan inovasi pembuatnya. "Misal mau dicat pakai akrilik, ditambah aksesori seperti manik-manik, kain perca itu juga bisa," lontarnya.
Baca Juga: UGM Pastikan Tak Pernah Komunikasi dengan Pihak Jokowi di Berbagai Kasus soal Ijazah
Rizka menyebut, untuk membuat satu item rework fashion membutuhkan waktu tiga jam hingga satu hari. "Biasanya aku sketch atau desain dulu," tuturnya.
Menyoal harga jual produknya, dia mengaku bahwa harga yang dipatok fleksibel. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. "Biasanya dari harga barang yang dibeli digabungkan, ditambah cost tenaga, dan tingkat kesulitannya," bebernya.
Tidak hanya membuat, Rizka juga mengaku ikut menggunakan produk rework fashion. Sebab produk miliknya bisa membuatnya tampil beda dan nyentrik.
"Karena aku cukup mendalami jenis-jenis fesyen, dan pas lihat rework ini menarik," tuturnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita