RADAR JOGJA – Buah manggis dikenal sebagai salah satu buah dengan kandungan antioksidan tertinggi.
Manggis memiliki manfaat yang tak hanya terdapat pada buahnya saja, tetapi juga pada kulitnya.
Kulit manggis mengandung berbagai bahan aktif seperti xanthone, flavonoid, saponin, dan tanin, dengan xanthone sebagai senyawa aktif yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi.
Sejumlah produk obat tradisional dan kosmetik berbahan dasar kulit manggis telah teregistrasi di BPOM, salah satunya untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darah.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menyatakan bahwa kandungan dalam kulit manggis mampu menghambat enzim yang mengurai pati menjadi glukosa, yang diyakini memiliki efek serupa dengan obat untuk diabetes tipe 2.
Meskipun demikian, konsumsi kulit manggis tidak bisa sepenuhnya menyembuhkan diabetes.
Penderita diabetes masih perlu menjaga kondisi kesehatannya secara rutin dengan berkonsultasi ke dokter, menjalani gaya hidup sehat, dan rutin melakukan pemeriksaan gula darah.
Proses pengolahan kulit manggis agar dapat dikonsumsi.
1. Membersihkan kulit.
2. Memotongnya menjadi bagian kecil.
3. Mengukusnya.
4. Menghaluskannya.
5. Merebusnya hingga matang.
Manfaat kulit manggis tidak hanya terbatas pada penurunan gula darah.
Tetapi, juga termasuk dalam memelihara kesehatan jantung, antiinflamasi dan antialergi, serta mengatasi masalah kulit seperti jerawat.
Kulit manggis juga telah dipercaya dapat mengatasi berbagai kondisi medis lainnya seperti disentri, diare, infeksi saluran kemih, gonore, seriawan, TBC, eksim, dan gangguan menstruasi.