Airnya Kebiruan, Jadi Surga Tersembunyi di Magelang, Yuk Akhir Pekan Wisata ke Udal Kali Gumuk
Naila Nihayah• Jumat, 10 November 2023 | 21:24 WIB
SEGAR: Para pengunjung tampak menikmati kesegaran air di pemandian Tuk Mudal Kali Gumuk, Dusun Mudal, Treko V, Treko, Mungkid. Naila Nihayah/Radar Jogja
RADAR JOGJA - Berenang di sungai dapat memberikan nuansa segar bagi para penikmatnya. Apalagi sungai itu berasal dari mata air yang tidak pernah surut meski musim kemarau dan masih terjaga kejernihannya.
Adalah destinasi wisata Udal Kali Gumuk yang terletak di Dusun Mudal, Treko V, Treko, Mungkid. Lokasinya kerap disebut sebagai hidden gem-nya Magelang.
Untuk sampai ke lokasi sungai, pengunjung harus menuruni belasan anak tangga yang masih beralaskan tanah.
Gemericik air, pepohonan rindang, dan angin sepoi pun menyapa para pengunjung yang berada di sana. Selain itu, ada beberapa warung makan milik warga setempat.
“Yang beberapa persen nanti untuk operasional. Kita juga ada bagi hasil dengan pemilik tanah (Kawasan Udal Kali Gumuk),” ujarnya saat ditemui, Rabu (8/11).
Hingga saat ini, pengelola belum memberikan patokan tarif masuk ke Udal Kali Gumuk.
Namun, terdapat kas sukarela yang sudah disediakan untuk pengembangan kawasan tersebut.
Ari menyebut, belum diberlakukannya tarif masuk itu dikarenakan sarana dan prasarana yang disediakan, belum memadai.
Selain itu, warga masih mengurus izin dari Disparpora Kabupaten Magelang.
Pengunjungnya, kata dia, tidak hanya dari Magelang saja. Tapi juga dari luar daerah seperti Salatiga, Semarang, Jogja, Solo, Jakarta, bahkan Surabaya.
Beberapa dari mereka mem-booking terlebih dahulu lewat media sosial Udal Kali Gumuk. “Kalau pengunjung, rata-rata di semua usia. Banyak juga yang ke sini bawa keluarganya,” ungkapnya.
Bagi para pengunjung yang tidak bisa berenang, pengelola sudah menyediakan ban yang bisa disewa. Dengan tarif Rp 5 ribu dan dapat digunakan sepuasnya.
Adapun jumlah pengunjungnya, setiap hari bisa mencapai 50 hingga 100 orang. Tapi, untuk hari libur, bisa mencapai 200 hingga 300 orang.
Mereka rata-rata berkunjung sekitar pukul 09.00 dan sore hari pada pukul 16.00.
Sementara jam operasional, mulai pukul 07.00 hingga 17.00.
Tapi, banyak pengunjung yang sudah berenang pada pukul 06.00.
Karena mata air Udal Kali Gumuk ini juga digunakan oleh warga sekitar, pengunjung hanya diperbolehkan berenang ataupun bermain air di aliran mata airnya saja.
Sedangkan pusat mata airnya tidak boleh digunakan untuk berenang.
Selain itu, kawasan Udal Kali Gumuk ini kerap digunakan untuk berkemah atau camping. Hanya saja, pengelola tidak menyediakan fasilitas camping lengkap.
Sehingga pengunjung harus membawanya sendiri. Untuk persewaan lahan camping, pengunjung dikenakan tari Rp 30 ribu per tenda.