RADAR JOGJA - Belakangan tren mencerahkan bibir dengan menggunakan teknologi laser atau lip laser viral di sosial media. Perawatan ini dapat menjadikan bibir yang semula kusam menjadi lebih cerah dan tampak lebih sehat.
Lip laser juga bisa meremajakan dan meregenerasi kulit bibir. Serta menjadikan bibir terasa lebih lembap. Tentunya dengan waktu yang lebih cepat jika dibanding dengan perawatan sendiri di rumah.
Perawatan lip laser dapat ditemukan dengan mudah di berbagai klinik kecantikan. Masing-masing klinik juga memiliki sebutan tersendiri untuk treatment yang satu ini. Misalnya di Klinik Kecantikan Beauty Lux yang menamai perawatan bibir ini dengan Baby Lips Laser.
Penanggung Jawab Klinik Kecantikan Beauty Lux Eryn Norind menyebut, dengan perawatan ini memungkinkan para customer mendapatkan warna bibir yang lebih cerah layaknya bayi. "Baby Lips Laser menggunakan teknologi laser yang ditembakkan pada bibir," katanya saat dihubungi Radar Jogja Jumat (15/9/23).
Eryn menjelaskan, sebelum perawatan dimulai, bibir customer akan dibersihkan terlebih dahulu. Ini untuk memastikan bibir dalam keadaan bersih. Selanjutnya diberi tindakan laser pada bibir oleh dokter.
Sinar laser yang ditembakkan pada bagian bibir ini akan menghilangkan sel-sel kulit mati. Sehingga akan memunculkan lapisan kulit baru dengan warna yang lebih cerah.
Menurutnya, hasil dari perawatan ini akan langsung terlihat usai satu kali perawatan. Namun, hasil maksimal akan terlihat usai melakukan 3-5 kali perawatan.
"Kembali lagi kepada kondisi bibir masing-masing pasien. Jika derajat keparahan tinggi, sebaiknya dilakukan Baby Lips Laser lebih rutin. Bisa dilakukan tiga minggu atau satu bulan sekali," ujarnya.
Eryn menambahkan, perawatan ini paling banyak dicari oleh anak-anak muda dan usia produktif. Dalam satu kali perawatan, customer cukup merogoh kocek sebesar Rp 350 ribu.
"Untuk memaksimalkan hasil perawatan, customer juga diminta memiliki gaya hidup yang baik. Misalnya mengurangi kebiasaan merokok, konsumsi air putih yang cukup, hingga memenuhi asupan gizi yang seimbang," jelasnya. (isa/laz)