KULON PROGO – Ajang bersepeda jarak jauh Audax Jogja diwarnai kecelakaan maut. Salah seorang peserta, Astaria Murti, 32, asal Sleman, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Samigaluh-Loano, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Sabtu (3/10).
Korban diduga mengalami rem blong ketika melintasi turunan tajam. Sepeda yang dikendarainya kemudian kehilangan kendali hingga menabrak tiang listrik di pinggir jalan.
Informasi yang dihimpun Radar Jogja, korban sebelumnya telah menempuh rute dari Kota Jogja menuju Samigaluh. Setelah melewati kawasan Pasar Plono, korban melanjutkan perjalanan menuju Loano sesuai rute yang dilalui peserta Audax.
Namun, ketika melintasi turunan di kawasan Ngaglik, Pagerharjo, korban diduga mengalami masalah pada sistem pengereman sepeda.
Baca Juga: Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UEFA Nations League, Ajang Balas Dendam Die Mannschaft
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, sejumlah pesepeda memang tengah melintas di ruas jalan tersebut, baik secara berkelompok maupun individu.
Korban diketahui melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi, korban kehilangan kendali atas sepeda yang dikendarainya.
“Korban kehilangan kendali, diduga sepeda mengalami rem blong,” ujar Iptu Sarjoko, Minggu (4/10).
Sepeda yang melaju tanpa kendali kemudian menabrak tiang listrik di sekitar lokasi. Benturan cukup keras membuat korban tidak sadarkan diri.
Warga bersama sejumlah pesepeda lain berusaha memberikan pertolongan. Mereka kemudian menghubungi ambulans Puskesmas Samigaluh 2 untuk mengevakuasi korban.
Namun, kondisi korban terus memburuk. Korban dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tersebut.
Baca Juga: Irda Kulon Progo Temukan Mal Administrasi Penerbitan LKS Milik Disdikpora
Polres Kulon Progo memastikan kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal. Polisi juga menemukan stiker bertuliskan Audax yang menempel pada sepeda korban.
Meski demikian, kepolisian belum dapat memastikan secara detail kegiatan yang diikuti korban. Pasalnya, tidak ada pemberitahuan mengenai rangkaian kegiatan Audax di wilayah Kulon Progo.
Pada hari yang sama, kecelakaan tunggal juga menimpa seorang pesepeda lainnya. Wakidi, 64, warga Kota Jogja, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di saluran drainase Jalan Pengasih-Sermo, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih.
Iptu Sarjoko menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Saat itu, korban diduga sedang bersepeda bersama rombongan.
Korban diketahui melaju dari arah barat menuju timur. Namun ketika berada di lokasi kejadian, korban tiba-tiba kehilangan kendali.
Posisi korban yang berada di belakang rombongan membuat pesepeda lainnya tidak langsung mengetahui kejadian tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UEFA Nations League, Tim Oranje Incar Tiga Poin Kedua
Rombongan baru menyadari ada yang tertinggal setelah perjalanan berlangsung. Mereka kemudian memutuskan untuk berbalik arah dan mencari korban.
Betapa terkejutnya rombongan ketika menemukan korban sudah tergeletak di saluran drainase di sisi Jalan Pengasih-Sermo. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Awalnya korban melaju dari arah barat ke timur, namun sesampai di lokasi kehilangan kendali,” ungkap Sarjoko.
Kedua kejadian tersebut sama-sama merupakan kecelakaan tunggal. Polisi masih melakukan penanganan sesuai prosedur terhadap masing-masing peristiwa. (gas)
Editor : Bahana.