Droping Air Sasar Perbukitan Menoreh, Baznas Kulon Progo Siapkan 220 Tangki Air

Anom Bagaskoro • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 08:09 WIB
Truk tangki air BPBD diselimuti banner bertuliskan bantuan dari Baznas Kulon Progo.
Truk tangki air BPBD diselimuti banner bertuliskan bantuan dari Baznas Kulon Progo.

 

 


KULON PROGO - Dampak kekeringan mulai terasa di sejumlah wilayah Bumi Binangun, khususnya Perbukitan Menoreh. Menanggapi kondisi itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyiapkan ratusan tangki air bersih untuk program penyaluran. Bantuan distribusi air bersih ini difokuskan ke wilayah yang membutuhkan.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kulon Progo Sugiyanto menjelaskan, bantuan air bersih menjadi agenda rutin pihaknya. Khususnya menanggapi kasus kekeringan yang kerap melanda Bumi Binangun.

 Program penyaluran air bersih menyasar wilayah terdampak kekeringan. "Total 220 tangki air bersih yang disiapkan ke lokasi target," ucap Sugiyanto, Senin (3/8).

Baca Juga: Profil Stefan Askovski, Rekrutan Baru PSS Sleman yang Punya 40 Caps Bersama Timnas Makedonia Utara

Sugiyanto menjelaskan, anggaran untuk 220 tangki air bersih senilai Rp 200 juta. Anggaran tersebut berasal dari akat, infaq, dan sodaqoh yang dikumpulkan dari masyarakat, pemerintah, hingga swasta. Baznas melakukan pengumpulan, dan menyalurkan kembali ke masyarakat dengan sejumlah program. Salah satunya bantuan air bersih bagi wilayah terdampak kemarau.

Tahun ini, program distribusi air bersih telah dilakukan sejak Juni. Dari 220 tangki, 16 di antaranya telah disalurkan ke masyarakat di sejumlah kalurahan.

 Penyaluran bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo. Lantaran, BPBD memiliki armada tangki air bersih yang dapat menembus medan perbukitan.

Baca Juga: DIS Jarang Pulang ke Purworejo, Petugas KPK yang Memeras Bupati Pemalang Widiyantoro

Baznas juga bekerjasama dengan BPBD dalam hal memetakan target penerima program. Lantaran, BPBD rutin menerima permintaan bantuan dari masyarakat. Di samping itu, BPBD telah memiliki pemetaan wilayah kekeringan.

Sehingga, bantuan droping air sesuai target pemanfaatannya. "Enam belas tangki yang disalurkan dimanfaatkan oleh 493 jiwa dari 243 kepala keluarga," ungkapnya.

Sejauh ini, penyaluran air bersih mayoritasnya menyasar wilayah Perbukitan Menoreh. Paling banyak Padukuhan Clapar I, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap. Total delapan tangki telah disalurkan di wilayah tersebut. Setiap tangki berisikan lima ribu liter, yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari selama seminggu. (gas)

 

Editor : Heru Pratomo
baznas Kekeringan Kulon Progo BPBD air bersih