KULON PROGO - Eks Gedung Bioskop Mandala, di Kelurahan Wates, Kapanewon Wates bakal diubah kembali menjadi bioskop dan kafe.
Sebelumnya, gedung tersebut dimanfaatkan oleh BKAD sebagai gudang aset.
Namun, malah mangkrak karena pengelolaannya tak sesuai.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kulon Progo Sarji membenarkan wacana pembangunan bioskop di bekas gudang BKAD Kulon Progo.
Pembangunan bioskop itu, mendapat dukungan investasi dari perusahaan NSC yang telah malang melintang di industri penayangan film.
"Kemarin sudah ada sosialisasi pembangunan di Kelurahan Wates," ucap Sarji, Senin (13/7/2026).
Sarji menjelaskan, pembangunan bioskop telah mencapai tahap sosialisasi warga sekitar.
Hal ini memastikan, pembangunan bakal dilaksanakan sesegera mungkin.
Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu detail enginering drawing (DED) pembangunan bioskop.
Dokumen berupa gambar ini, akan memperkuat jumlah investasi yang akan dikucurkan perusahaan.
Baca Juga: Lowongan Kerja PSS Sleman 2026 Dibuka, Marketing Staff, HR Officer, hingga Office Boy, Segera Lamar
Gambarannya, eks gudang BKAD Kulon Progo itu akan dirombak total.
Bangunan tersebut akan dibuat menjadi bioskop dengan dua lantai.
Sedangkan, dari sisi lainnya akan terdapat kafe sebagai tempat pengunjung.
Desain ini, diklaim mampu memantik perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Pasalnya, lokasinya terletak di sekitar Kawasan Pasar Wates dan Jalan Protokol.
"Itu kepemilikannya Pura Pakualaman, dan sempat dipinjam BKAD untuk gudang," ungkapnya.
Baca Juga: MPLS 2026 SMPN 4 Pengasih Kulon Progo Tetap berlangsung, Walau Hanya Empat Siswa yang Mendaftar
Sarji menjelaskan, Pura Pakualaman merupakan pemilik tanah serta bangunan tersebut.
Sebelumnya, bangunan dan tanah sempat dipinjam oleh BKAD untuk gudang aset daerah.
Namun, akhirnya dikembalikan lagi ke Pura Pakualaman.
Sebelumnya, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menegaskan, eks Gedung Bioskop Wates dikembalikan ke pemilik awal.
Pemkab sebagai peminjam mengembalikan penggunaan tanah dan bangunan ke Pura Pakualaman.
"Intinya jangan asal bangun tanpa pengelolaan yang jelas," ucap Agung.
Baca Juga: Tren Minum Matcha di Kalangan Anak Muda, Gaya Hidup atau Manfaat?
Agung menjelaskan, Eks Gedung Bioskop Mandala Wates berdiri di tanah Pura Pakualaman.
Selama dikelola pemkab, gedung tersebut tak dikelola dengan tepat.
Lantaran, terakhir kali gedung digunakan hanya untuk gudang BKAD.
Alhasil, pemanfaatannya kurang optimal, karena hanya untuk menyimpan barang-barang milik pemkab.
Padahal beban operasional pembiayaan atas bangunan cukup tinggi.
Utamanya listrik untuk penjagaan di malam hari. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva