Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

104 Sekolah Rakyat Bakal Beroperasi Tahun Ini, SR Kulon Progo Dipastikan Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Anom Bagaskoro • Senin, 6 Juli 2026 | 17:39 WIB
SWAFOTO: Siswa Sekolah Rakyat DIY melakukan foto bersama di gedung baru. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
SWAFOTO: Siswa Sekolah Rakyat DIY melakukan foto bersama di gedung baru. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Ratusan Sekolah Rakyat (SR) di Indonesia terus dikebut pembangunannya. 

Targetnya, pertengahan tahun 2026 mulai selesai dan segera beroperasi.

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menilai SR Kulon Progo paling maju dari sisi progres pembangunan.

Dia optimistis pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, SR Kulon Progo sudah bisa dioperasionalkan.

Baca Juga: Jalan Klepu-Tegalsari Kokap Bakal Halus dan Lebar, Pemprov DIY Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Peningkatan Jalan di Kulon Progo

Hal itu ia sampaikan dalam kunjungannya di SR Kulon Progo, Senin (6/7/2026).

Dia mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum sebagai leading sektor pembangunan telah mengupayakan percepatan atas proyek tersebut.

"SR Kulon Progo bagian dari 104 unit SR yang dibangun tahun ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat digunakan," ucap Gus Ipul, saat ditemui awak media, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Menelusuri Legenda Jatikluwih: Karomah Wali, Pohon Ajaib, dan Kisah Keteguhan Sunan Geseng di Dlingo

Gus Ipul mengaku, beberapa SR mengalami kendala pembangunan yang dipengaruhi faktor geografis lokasi.

Selain faktor itu, distribusi material hingga kekurangan pekerja menjadi kendala pembangunan.

Akan tetapi, pihaknya melakukan kordinasi intensif dengan Kementerian PU.

Tujuannya, agar dapat mempercepat pembangunan dan selesai tahun ini.

Khusus SR Kulon Progo, Gus Ipul memberikan apresiasi atas perkembangan pembangunan gedung.

Baca Juga: PT Astra International Tbk Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026

Lantaran, presentase perkembangan mencapai 90 persen.

Pihaknya berharap, pembangunan dapat terus ditingkatkan.

Sehingga dalam dua minggu ke depan, sekolah rakyat dapat beroperasi.

Kemensos turut mengisyaratkan operasional SR dilakukan secara bertahap.

Mengingat pola penerimaan siswa dirancang dalam konsep jangka panjang.

Artinya, untuk sementara waktu gedung tak akan terisi penuh. 

Sebab, siswa SR didaftarkan melalui penjangkauan keluarga miskin desi satu hingga tiga.

Baca Juga: Piala Presiden 2026 Resmi Bergulir 25 Juli, Persib di Grup A, Persija di Grup B

"Ini tidak langsung penuh tapi bertahap, setiap tahunnya 300 sampai 600 anak masuk hingga penuh," ungkapnya.

Gus Ipul turut menjelaskan proses pengadaan guru dan tenaga pendidik.

Kemensos telah menugaskan ratusan kepala sekolah khusus SR.

Untuk pengadaan guru dan tenaga pendidik, kemensos dalam proses rekrutmen.

Harapannya, pengadaan rampung sebelum SR beroperasi. 

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan dukungan pemkab untuk operasional SR.

Sempat disinggung mensos, pemkab bersedia membantu dalam pengadaan tim keamanan hingga SD yang diperlukan SR untuk sementara waktu.

Baca Juga: Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny Selangkah Lagi Menjadi Rekan Justin Hubner di Fortuna Sittard

"Tentu kami mendukung, harapannya SR juga dapat merekrut warga lokal," ungkapnya.

Ambar berharap, SR tak hanya bermanfaat pada sektor pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

Lebih jauh dari itu, SR diharapkan dapat menyerap tenaga lokal yang selama ini telah dilakukan sejak pembangunan gedung.

Jika SR beroperasi, tenaga pendidik diharapkan berasal dari Kulon Progo. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Tahun Ajaran Baru 2026/2027 #SR Kulon Progo #Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf #gus ipul #Sekolah Rakyat