Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siswa Sekolah Rakyat di Kulon Progo Bakal Dilatih Dua Ribu Taruna Akmil dan Akpol

Anom Bagaskoro • Senin, 6 Juli 2026 | 15:21 WIB
SAMBUTAN: Menteri Sosial RI mendapat sambutan dari siswa sekolah rakyat dengan yel-yel ala militer. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)
SAMBUTAN: Menteri Sosial RI mendapat sambutan dari siswa sekolah rakyat dengan yel-yel ala militer. (ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA)

 

 

KULON PROGO - Proses belajar mengajar di sekolah rakyat (SR) segera berlangsung pertengahan Juli 2026.

Nantinya, siswa sekolah rakyat akan menerima pelatihan dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil).

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menjelaskan, program pelatihan siswa sekolah rakyat menggandeng taruna akpol dan akmil untuk melatih siswa-siswi sekolah rakyat. 

"Ini seperti program KKN bagi taruna, ada 2 ribu yang akan disebar di berbagai sekolah rakyat," ucap Saifullah, saat ditemui awak media dalam kunjungannya di Sekolah Rakyat Kulon Progo, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Dino Patti Djalal Pertanyakan “Bebas Aktif” RI usai Absen di Pemakaman Pemimpin Iran 

Gus Ipul menjelaskan, taruna akpol dan akmil memiliki program kuliah kerja nyata berupa pengabdian ke masyarakat.

Program KKN taruna, nantinya akan diarahkan ke sekolah rakyat.

Pengabdian taruna akan diberikan ke siswa sekolah rakyat.

Dari dua ribu taruna, lima taruna akmil dan lima taruna akpol akan ditugaskan dalam satu sekolah rakyat.

Fokus pengabdian taruna adalah pelatihan hal-hal baik yang selama ini diterapkan di asrama akademi.

Baca Juga: Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, USMNT Ingin ke Perempat Final

Terutama menanamkan kedisiplinan ke siswa SR.

Gus Ipul menyontohkan, pelatihan terfokus pada penerapan hidup di asrama. 

Misalnya, kebiasaan bangun pagi, merapikan tempat tidur, hingga membersihkan fasilitas bersama.

Hal ini dilakukan, agar kehidupan asrama siswa sekolah rakyat lebih teratur dan tertata.

"Fokusnya penguatan kedisiplinan, pelatihan hanya lima hari," ungkapnya.

Gus Ipul sempat menyinggung kesiapan sekolah rakyat.

Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Korban Serangan KKB Papua, Polisi Ungkap Kondisi Kematian Pilot Berkebangsaan Amerika Serikat Nicholas F Goselin

Menurutnya, beberapa sekolah rakyat masih dalam tahap pembangunan dengan bobot pekerjaan 70 persen.

Sementara bobot prestasi proyek mencapai 90 persen.

Sekolah Rakyat Kulon Progo merupakan satu-satunya proyek Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kawasan pendidikan ini berdiri di atas lahan sekitar 7,1 hektare dan dirancang sebagai kompleks terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

Selain ruang kelas, kawasan ini juga dilengkapi asrama, kantin, sarana olahraga, lapangan sepak bola, lapangan basket, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga: Demi Dukung Timnas Inggris, Sejumlah Sekolah Izinkan Siswa Datang Terlambat Usai Laga Kontra Meksiko

Dengan persentase pembangunan tersebut, dia optimistis, pelaksanaan belajar mengajar di sekolah rakyat dapat berlangsung pertengahan Juli 2026. 

Kemensos juga terus mengupayakan pengadaan guru dan tenaga pendidik untuk memastikan operasional SR dapat berjalan pada tahun ajaran 2026/2027. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Dilatih Dua Ribu Taruna Akmil dan Akpol #program KKN bagi taruna #Kulon Progo #Siswa Sekolah Rakyat #Sekolah Rakyat