KULON PROGO - Pemkab Kulon Progo terus genjot pembangunan sarana smart agriculture.
Pembangunan ini bekerjasama dengan akademisi, difokuskan untuk pemenuhan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kulon Progo Aris Nugroho menyampaikan, smart agriculture masuk ke dalam program prioritas daerah.
Program ini berfokus pada pengembangan kemandirian daerah dengan fokus peningkatan produksi pertanian dan perikanan.
"Program smart agriculture, targetnya ada 70 greenhouse yang akan dibangun," ucap Aris, Selasa (17/3/2026).
Implementasi program strategis daerah itu, telah dimulai sejak 2025 lalu.
Ditandai dengan pembangunan green house melon premium di dua kalurahan di Bumi Binangun.
Nantinya, pemkab mengupayakan pembangunan puluhan green house yang menyasar di kawasan aerotropolis.
Mulai dari kapanewon Temon, Wates, dan Panjatan.
Selain fokus pada green house melon, pemkab membidik pengembangan smart agriculture pada komoditas lain.
Di antaranya, kako, kopi, hingga kambing etawa.
Tujuannya agar komoditas dapat meningkat dan berdampak ke petani yang mengelola smart agriculture.
"Untuk pengembangan smart agriculture, kami bekerjasama dengan akademisi salah satunya UGM," ujarnya.
Aris menyampaikan, smart agriculture dikembangkan melalui kerjasama dengan akademisi.
Dalam hal ini, akademisi memberikan penelitian serta pilot project.
Hasilnya menjadi produk penelitian yang siap diterapkan langsung di lapangan.
Pemkab Kulon Progo hanya tinggal membangun sarpras melalui penganggaran APBD.
Sebagai contohnya, tahun 2026 ini dianggarkan dua green house melon.
Akan tetapi, implementasi program daerah ini dapat terganjal anggaran.
Lantaran, membangun sarpras pertanian berteknologi memerlukan biaya besar, berkisar Rp 200 juta hingga Rp 300 juta untuk satu green house.
Alhasil, pemkab mengupayakan sharing pendanaan.
Sharing pendanaan dapat dilakukan antara daerah dengan instansi plat merah ataupun dengan swasta.
Contoh suksesnya berupa pembangunan green house di Kalurahan Bugel.
Pembangunan green house merupakan hasil sharing dari Kemenristek dan pemkab Kulon Progo. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva