Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Sekolah Segera Direhab Tahun Ini, Satu Masih Diusulkan lewat Program Bantuan Presiden:  Hasil Cek Lapangan Legislatif di Dua SD dan Satu SMP

Anom Bagaskoro • Jumat, 6 Februari 2026 | 21:05 WIB

 

 

 

RUSAK: Guru SDN Hargotirto menunjukkan kerusakan sekolah mereka yang berlangsung belasan tahun.
RUSAK: Guru SDN Hargotirto menunjukkan kerusakan sekolah mereka yang berlangsung belasan tahun.
 

KULON PROGO – Kerusakan bangunan sekolah di Kulon Progo kian memprihatinkan.

Komisi 4 DPRD Kulon Progo menemukan banyak sekolah dalam kondisi tidak layak, bahkan mengganggu kegiatan belajar mengajar, setelah berulang kali menerima laporan masyarakat dan melakukan pengecekan ke lapangan.

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kulon Progo Jeni Widyatmoko mengatakan, sepanjang 2025 lalu komisnya beberapa kali melakukan pengecekan lapangan.

Pengecekan atas dasar aspirasi masyarakat yang disalurkan ke lembaga legislatif.

"Setelah kami cek, semua laporan masyarakat benar," ucap Jeni, Jumat (6/2/2026).

Jeni menjelaskan, akhir 2025 komisnya mengunjungi tiga sekolah. Di antaranya, SDN Hargotirto, SDN Kepek, dan SMPN 4 Pengasih.

Seluruh sekolah tersebut dalam kondisi tidak prima akibat kerusakan bangunan. Tak hanya kategori minor, kerusakan cenderung mengganggu kegiatan belajar mengajar.

 Baca Juga: Akibat Gempa Pacitan, Satu Sekolah di Kulon Progo Mengalami Plafon dan Dinding Rusak di SDN Jonggrangan

Pihaknya mencontohkan dari ketiga sekolah terdapat pagar dengan ukuran jumbo yang nyaris roboh.

Pada kasus SDN Hargotirto ditemukan plafon yang ambrol. Sedangkan SDN Kepek mengalami kerusakan struktur atap.

"Kebanyakan memang sudah berumur bangunannya, bahkan ada yang tidak mendapat rehab," ungkapnya.

 Baca Juga: Gempa Pacitan Masuk Kategori Megathust, Patut Disyukuri Tidak Mencapai Magnitudo 7,0

Umur kebanyakan bangunan sekolah di Kulon Progo lebih dari 20 tahun. Selama itu pula, ketiga sekolah tersebut tak pernah mendapat sentuhan rehab. Alhasil kerusakan terus bertambah dan terakumulasi.

Untuk mengatasi kondisi itu, pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Hasil koordinasi menunjukkan perbaikan akan dioptimalkan 2026 ini. Melalui bebrapa skema mulai dari APBD ataupun APBN.

 Baca Juga: Warga Batal Terapi hingga Cuci Darah akibat Pencoretan BPJS PBI APBN, Madukoro Usulkan Pendanaan Segera Dialihkan ke APBD

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP Disdikpora Kulon Progo Wuriandreza Gigih Muktitama menjelaskan, perbaikan sekolah rusak terwujud pada 2026 ini.

Disiapkan anggaran Rp 11 miliar untuk penanganan sekolah negeri dan swasta yang rusak.

"Total 18 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP yang akan diperbaiki tahun ini," ungkapnya.

 Baca Juga: Tanpa Pemenang di SSA Bantul, Van Gastel Nilai PSIM Jogja Layak Menang atas Persis Solo

Gigih menyebut, tinjauan legeslatif ditindaklanjuti dengan perbaikan. SDN Hargotirto dan SDN Kepek masuk dalam perbaikan dengan kucuran APBD 2026.

Sedangkan SMPN 4 Pengasih masih pengusulan menggunakan program bantuan presiden. (gas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#direhab #SDN Hargotirto #SMPN 4 Pengasih #SDN Kepek #bantuan presiden #tahun ini