Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wisata Kulon Progo Diharapkan Tak Hanya Bertumpu Pada Libur Nasional, Bupati Sebut Tantangan Besar

Anom Bagaskoro • Jumat, 9 Januari 2026 | 17:42 WIB
SPORT TOURISM: Atlet voli pantai melakukan servis dalam kejuaraan voli pantai di Pantai Glagah. 
SPORT TOURISM: Atlet voli pantai melakukan servis dalam kejuaraan voli pantai di Pantai Glagah. 

KULON PROGO - Upaya mengembangkan wisata di Bumi Binangun tengah digodog Pemkab Kulon Progo.

Salah satu opsinya, dengan memperluas potensi wisata selain di hari libur nasional.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, sektor pariwisata menghadapi tantangan besar akhir-akhir ini.

Penyebabnya, penurunan daya beli masyarakat yang berujung pada turunnya kunjungan wisatawan di objek wisata.

"Secara umum penyebabnya penurunan daya beli, di DIY saja prediksinya 9 juta wisatawan hanya tercapai 6,8 juta," ucap Agung, Jumat (9/1/2026).

Momentum libur nasional serta libur panjang bukan lagi patokan peningkatan kunjungan.

Pasalnya, di libur nataru lalu prediksi awal menunjukkan adanya peningkatan pada kunjungan. Akan tetapi, kenyataannya kunjungan di DIY belum sesuai prediksi.

Jika hanya mengandalkan momen libur nasional dan panjang, sektor pariwisata di Kulon Progo tak akan berkembang pesat.

Pihaknya telah melakukan kajian agar wisata Bumi Binangun menjadi magnet kuat.

"Jangan terlalu menggantungkan pada libur nasional, kesempatannya hanya dua kali dalam setahun," ungkapnya.

Agung menyampaikan, cara menggaet wisatawan ke Kulon Progo adalah menciptakan daya tarik.

Salah satu caranya, sinkronisasi kegiatan.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinpar Kulon Progo harus ditangkap oleh pelaku wisata.

Di samping itu, Kulon Progo belum memiliki objek wisata yang menonjol seperti Candi Prambanan ataupun Borobudur.

Kondisi itu, memaksa sektor pariwisata harus berorentasi pada wisatawan yang menghabiskan waktu lebih lama.

Bukan sekedar berkunjung dengan waktu singkat.

Sementara itu, Ketua PHRI Kulon Progo Sumantoyo membenarkan kondisi sektor wisata di Bumi Binangun.

Hal ini tercermin pada tingkat okupansi hotel di Kulon Progo dengan rerata 30% di tahun 2025 lalu.

"Perlu daya tarik, misalnya sport tourism kejrunas lomba perahu dayung," ucapnya.

Salah satu pemantik kunjungan wisata di Kulon Progo berkaitan dengan sejumlah kegiatan yang diadakan oelh Pemkab Kulon Progo.

Sebagai contoh, Kejurnas Bola Voli Pantai yang sempat diselenggarakan di Pantai Glagah tahun 2025 lalu.

Selama perhelatan, hotel di sekitar bandara mulai banyak dilirik atlet hingga penggemar bola voli dari luar daerah.

Alhasil, industri Pariwisata dapat terbentuk. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Bupati Kulon Progo Agung Setyawan #bupati #Pariwisata #wisata kulon progo #libur nasional