KULON PROGO - Bumi Binangun dipastikan siap menyambut pelaksanaan ibadah natal dan tahun baru (nataru). Hal ini diungkapkan Bupati Kulon Progo saat meninjau pos pelayanan dan gereja, Rabu (24/12).
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, peninjauan memastikan kesiapan setiap stakeholder yang bertugas selama nataru. Khususnya, OPD lingkup Pemkab Kulon Progo, Polres, serta TNI yang telah berkolaborasi mengamankan momen nataru.
"Kami meninjau tiga pos pelayanan atau pengamanan, dan dua gereja, semua dalam keadaan siap memberikan pelayanan," ucap Agung, saat ditemui Radar Jogja pada peninjuan pos pelayanan Alun-alun Wates, Rabu (24/12).
Baca Juga: Cleberson Souza Alami Cedera Tendon Achilles, Pulih Total Butuh Waktu 2-3 Bulan
Agung menyampaikan, pos pelayanan yang ditinjau meliputi Pos Pelayanan Alwa, Pos Pelayanan Dishub Kulon Progo, dan Pos Pengamanan Jatisarono. Ketiga pos tersebut, dipastikan telah siap mentambut masyarakat.
Diprediksi arus lalu lintas di Bumi Binangun akan mengalami peningkatan. Pasalnya, nataru dibarengi dengan libur panjang sejak 25 Desember hingga 28 Desember. Momen ini, akan berlanjut pada libur tahun baru.
Sektor pariwisata menjadi pemantik lonjakan arus lalu lintas. Mengingat, objek wisata di Bumi Binangun tengah menjadi rujukan wisatawan yang berkunjung di DIJ. Utamanya area Perbukitan Menoreh dan pesisir pantai.
Baca Juga: Gelandang Asing PSIM Jogja Donny Warmerdam Diprediksi Merumput Lagi Januari Nanti
"Nantinya akan banyak wisatawan, jadi pos pelayanan diharapkan memberikan ruang untuk wisatawan dan prmudik," ungkapnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kulon Progo Lukman Hakim membeberkan peningkatan arus lalu lintas yang terpantau di Pos Pelayanan Dishub Kulon Progo, Tambak Wates. Kendaraan masih didominasi motor dan mobil pribadi dari arah barat ke timur. Kebanyakan bernopol Jabodetabek dan Jawa Barat.
"Ini sudah mulai terlihat lonjakannya, prediksinya nanti (tadi) malam terjadi puncak arus," ungkapnya.
Data Dishub pukul 06.00 WIB - 10.00 menunjukkan jumlah kendaraan yang terpantau mencapai tujuh ribu. Di hari biasa, arus lalu lintas hanya terpantau di angka tiga ribu sampai lima ribu kendaraan. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo