Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Setelah Bantul dan Purworejo, Hiu Tutul Terdampar Juga Ditemukan di Kulon Progo

Anom Bagaskoro • Jumat, 12 Desember 2025 | 23:03 WIB
SAR Kulon Progo mencoba mengembalikan ikan kembali ke perairan. 
SAR Kulon Progo mencoba mengembalikan ikan kembali ke perairan. 

KULON PROGO - Pesisir Pantai Glagah, Kapanewon Temon digegerkan dengan temuan hiu tutul atau Rhincodon typus yang terdampar, pada Kamis malam (11/12/2025).

Temuan ini, menambah daftar kasus hiu tutul terdampar yang sebelumnya sempat terjadi Bantul dan Purworejo.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widyatmoko menyampaikan, temuan hiu tutul terdampar didapat dari warga yang memancing di pesisir, sekitar pukul 21.50 WIB.

Mendengar laporan itu, personel yang melakukan patroli langsung bergerak menuju lokasi.

"Benar setelah kami cek, hiu tutul atau Nogo Lintang memang terdampar di sisi barat pemecah ombak baru Pantai Glagah," ucap Aris, Jumat (12/12/2025).

Dengan hati-hati tiga personel SAR dan satu personel Polairud mengecek kondisi hiu tutul.

Ditemukan hiu tutul berukuran lima meter, lemas dan terdampar di bibir pantai.

Dalam kondisi gelap dan kekurangan penerangan, pihaknya tak bisa menemukan luka pada tubuh hiu tutul tersebut.

Melihat kondisi hiu tutul yang lemas, personel SAR langsung melakukan rilis.

Berbobot puluhan ton, hiu tutul dirilis dengan cara menghadapkan kepala ke arah selatan atau perairan.

Harapannya, saat diterjang ombak, hiu tutul terdampardapat kembali ke perairan.

"Kami sempat menunggu cukup lama sambil patroli," ucapnya.

Dini hari, Jumat (12/12/2025), personel SAR yang berpatroli kembali melakukan pengecekan lokasi hiu tutul terdampar.

Saat itu, hiu paus tidak berada dilokasi, diduga hiu tutul kembali ke perairan.

Namun, pihaknya belum mampu memastikan kondisi akhir hiu tutul.

Menurutnya, kejadian hiu tutul terdampar di pesisir Kulon Progo kerap ditemui.

Pasalnya, hampir satu temuan terjadi setiap tahunnya.

Bahkan pada kasus kali ini, hanya berjarak beberapa hari dari temuan hiu tutul terdampar di Kabupaten Bantul.

"Biasanya satu tahun satu kali temuan hiu tutul terdampar, temuan ini menyusul kejadian di Bantul kemarin lalu," ungkapnya.

Berdasarkan pengetahun dari SAR, kemungkinan hiu tutul terdampar disebabkan beberapa faktor.

Mulai dari umur, penyakit, tersesat saat migrasi, hingga pengaruh topografi pantai. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#SAR #Kulon Progo #pantai glagah #Bantul #Hiu Tutul Terdampar #Purworejo