KULON PROGO - Kenaikan harga cabai secara nasional cukup dirasakan masyarakat luas.
Penyebab kenaikan diduga akibat serangan hama pada tanaman cabai.
Khususnya di daerah penghasil cabai, seperti Kulon Progo.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo Trenggono Trimulyo menjelaskan, Bumi Binangun telah memasuki masa panen komoditas cabai.
Masa panen ini, setidaknya dapat menyediakan stok cabai di pasaran agar harga dapat terkendali.
"Stok dipastikan aman, karena sudah memasuki masa panen," ucap Trenggono, Sabtu (6/12/2025).
Trenggono menjelaskan, Kulon Progo telah menjadi daerah penyangga komoditas cabai.
Kebanyakan hasil panen cabai dipasarkan melalui lelang cabai, dengan tujuan ke Jabodetabek dan Sumatera.
Terutama untuk cabai keriting merah yang menjadi andalan petani pesisir.
Kendati stok aman, harga cabai justru tetap melambung tinggi.
Hal ini, dipicu oleh penurunan kualitas cabai panen dari petani.
Kebanyakan cabai yang dipanen akhir tahun, memiliki kadar air tinggi.
Alasannya, berkaitan dengan curah hujan yang melanda Bumi Binangun.
Kebanyakan hasil cabai gampang membusuk saat didistribusikan.
Di tingkat petani, saat panen banyak ditemui cabai terserang hama patek.
Akibatnya, cabai membusuk saat sebelum dipetik. Beberapa cabai ditemukan kering saat masih didalam pohon.
"Masalah utamanya hama, jadi membuat harga menjadi tinggi di tingkat petani," ungkapnya.
Menurutnya, harga komoditas cabai keriting merah telah mengalami penurunan sejak Kamis (4/12/2025).
Hal ini terjadi, karena melimpahnya stok dari petani Kulon Progo.
Sedangkan, harga cabai rawit merah justru melambung tinggi di Rp 80 ribu.
Penyebabnya, daerah penyangga cabai rawit merah mengalami kendala hama.
Sedangakn di Kulon Progo masih jarang petani yang membudidayakan cabai rawit merah.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Petani Cabai (Champion Cabai) Kulon Progo Sukarman menjelaskan potensi kenaikan harga cabai saat Nataru.
Lantaran, hampir seluruh sentra petani cabai di Pulau Jawa mengalami hama busuk cabai.
Hal ini dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan penurunan kualitas cabai.
"Hampir seluruh sentra pertani cabai merasakan," ungkapnya.
Menurutnya, hama busuk cabai menyebabkan komoditas cabai yang dijual turun 30% dari jumlah hasil panen.
Lantaran, petani akan menyortir cabai busuk agar tak terjual ke pasaran.
Harga cabai Disdag Kulon Progo
1. Cabai merah keriting Rp 60 ribu
2. Cabai hijau keriting Rp 30 ribu
3. Cabai hijau rawit Rp 63 ribu
4. Cabai merah rawit Rp 80 ribu
(gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva