Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ratusan Pot Bunga Tinggalan Hasto Wardoyo Disingkirkan, Wabup Kulon Progo Sebut Mengganggu Aktivitas Pejalan Kaki

Anom Bagaskoro • Rabu, 27 Agustus 2025 | 21:17 WIB
MENUMPUK: Wabup Ambar Purwoko menyoroti pot bunga yang mengganggu trotoar dihari pertama dirinya masuk. 
MENUMPUK: Wabup Ambar Purwoko menyoroti pot bunga yang mengganggu trotoar dihari pertama dirinya masuk. 

 

KULON PROGO - Ratusan pot bunga yang berumur puluhan tahun di Perkotaan Wates tak terlihat lagi.

Pot bunga yang selama ini memberi warna di atas trotoar telah disingkirkan.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengaku, pemindahan pot bunga telah dilakukan sejak awal dirinya menjabat.

Hari pertama masuk sebagai wabup, Ambar menyoroti keberadaan pot di atas trotoar Perkotaan Wates.

"Trotoar ini hak masyarakat, jangan sampai dipenuhi pot bunga," ucap Ambar, saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Rabu (27/8/2025).

Keberadaan pot bunga berdiameter besar dianggap tak sesuai peruntukan dan fungsi trotoar.

Lantaran, hampir setengah trotoar di Kawasan Perkotaan Wates tertutupi pot bunga.

Dia menilai, hal ini mengganggu pengguna jalan khususnya pejalan kaki.

Kendati memberikan kesan rindang, Ambar menegaskan pot tetap mengganggu aktivitas publik.

Terutama Pot yang terletak di sekitar Alun-alun Wates (Alwa), sebagai pusat keramaian yang banyak dikunjungi masyarakat.

Jika pot tidak dipindahkan ke tempat semestinya, kondisi itu justru membahayakan masyarakat.

Baca Juga: 276 Ribu Kali Serangan Siber Jadi Penyebab Website Pemkab Kulon Progo Sulit Diakses

Keberadaan pot juga merugikan penyandang disabilitas.

Lantaran, banyak pot justru menghalangi ruang gerak kursi roda untuk berjalan di atas trotoar.

Akibatnya banyak pengguna kursi roda yang memilih berjalan di jalan raya, walau resiko kecelakaan besar.

"Tidak inklusif, masyarakat penyadang disabilitas akan kesulitan mengakses trotoar," ujarnya.

Ambar menegaskan, tak ada tendensi politis atas penyingkiran pot bunga tersebut.

Pihaknya hanya ingin mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitad.

Sekaligus, mewujudkan kota ramah difabel melalui pemanfaatan infrastruktur.

Pantauan Radar Jogja di area Perkotaan Wates, ratusan pot bunga telah disingkirkan.

Kini ratusan pot bunga telah ditempatkan di Taman Binangun Kulon Progo.

Kebanyakan dari pot bunga merupakan produksi sepuluh tahun lalu atau semasa kepemimpinan Hasto Wardoyo.

Jika ditarik lebih jauh lagi, pot yang identik dengan angka delapan ini sering dijadikan sebagai sarpras pendukung lomba.

Banyak lomba yang digagas kepemimpinan Hasto untuk mempercantik pot bunga itu.

Mulai dari lomba mewarnai, hingga promosi jargon bela beli Kulon Progo yang tertambat dalam pot.

Baca Juga: Antisipasi Gesekan Suporter Terulang! Panpel PSIM Akan Lakukan Pengecekan Berlapis Larangan Suporter Tamu: Tiket Online Bagi Pemilik NIK Yogyakarta

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Persampahan dan Pertamanan DLH Kulon Progo Ade Wahyudiyanto membenarkan perihal pemindahan pot bunga. Pot bunga yang sebelumnya berada di trotoar jalan, kini telah dipindahkan di Taman Binangun Kulon Progo.

"Ada sekitar 800 pot bunga yang kami pindahkan, dan dikumpulkan ke taman Binangun dan Wana Winulang," ungkapnya.

Menurutnya, ratusan pot bunga itu telah berumur belasan tahun.

Pasalnya, nomenklatur Dinas Lingkungan Hidup masih berupa Kantor Lingkungan Hidup.

Diprediksi pembuatan pot dari tahun 2012-2018.

Pengalihan pot bunga memang dilakukan dalam rangka penataan wilayah perkotaan.

Penempatan pot diakui justru menimbulkan masalah baru, berupa berkurangnya fungsi trotoar.

Saat ini, DLH Kulon Progo telah memindahkan dan menginventarisir pot tersebut. Hingga kini pot masih menumpuk di dua taman.

Pihaknya masih melakukan pengkajian pemanfaatn pot bunga, karena merupakan aset daerah. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dinas lingkungan hidup #Kulon Progo #Ambar Purwoko #Pot Bunga Tinggalan Hasto Wardoyo #pot bunga #wates #Mengganggu Aktivitas Pejalan Kaki #Jogja #Wabup Kulon Progo