Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

RSUD Nyi Ageng Serang Kulon Progo Segera Diperluas untuk Persiapan Tol Jogja-YIA dan Kota Satelit Sentolo, Begini Penjelasan Bupati

Anom Bagaskoro • Senin, 18 Agustus 2025 | 22:23 WIB
BARU: Salah satu fasilitas CT Scan yang dimiliki RSUD Nyi Ageng Serang, Kulon Progo. (18/8/2025).
BARU: Salah satu fasilitas CT Scan yang dimiliki RSUD Nyi Ageng Serang, Kulon Progo. (18/8/2025).

KULON PROGO - Rumah Sakit Umum Daerah Nyi Ageng Serang (RSUD NAS) segera mendapat perluasan. 

Fasilitas kesehatan milik Pemkab Kulon Progo itu sengaja diperluas untuk menyambut aktivitas Tol Jogja-YIA dan Kota Satelit Sentolo.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjelaskan, pihaknya telah mendapat paparan berkaitan dengan perluasan rumah sakit. 

Perluasan digunakan untuk menambah fasilitas kesehatan bagi masyarakat Bumi Binangun.

"Paling utama memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di timur dan utara Kulon Progo," ucap Agung, Senin (18/8/2025).

Agung mengungkapkan, pelayanan rumah sakit perlu dioptimalkan. 

Grand plan perluasan RSUD NAS berisikan penambahan jumlah rawat inap, dan fasilitas spesialis.

Tujuannya, fasilitas yang lengkap dapat menjadi alasan masyarakat memilih dirawat di RSUD NAS.

Penambahan fasilitas juga dilakukan pada ruang publik.

Lantaran, lahan RSUD NAS tergolong kecil untuk rumah sakit plat merah.

Utamanya, daya tampung parkir untuk rawat inap.

Perluasan lahan parkir ikut menjadi prioritas rencana penambahan fasilitas.

"Dipersiapkan untuk menyongsong Sentolo Kota Satelit," ungkapnya.

Keberadaan Tol Jogja-YIA dengan exit tol berada di Kapanewon Sentolo, membuat RSUD NAS perlu berbenah.

Exit tol di utara RSUD NAS memungkinkan Kapanewon Sentolo berkembang cepat menjadi kota setelit mendampingi Wates.

Potensi itu, harus dipersiapkan pemkab dengan harapan dapat memfasilitasi dinamika perkotaan.

Sementara itu, Direktur RSUD NAS Theodola Baning Rahayujati membenarkan perihal perluasan rumah sakit.

Selain memberikan pelayanan ke masyarakat, perluasan digunakan untuk menyambut perkembangan Kulon Progo.

"Exit tol tepat berada di utara RS kami, jadi kami harus siap untuk pelayanan emergency," ucapnya.

Keberadaan tol membuat adanya potensi kejadian emergency seperti laka lantas meningkat.

Tentu, pihaknya harus menambah layanan berupa spesialis trauma.

Lantaran, sewaktu-waktu RSUD NAS bisa saja menjadi rujukan perawatan pada kecelakaan berat.

Penambahan spesialis trauma, juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien.

Mengingat lokasi rumah sakit berada diantara segitiga emas YIA dan Borobudur.

Terlebih berkembangnya wisata Perbukitan Menoreh memantapkan perluasan rumah sakit.

"Perluasan segera dilakukan 2027, dan target operasional 2029," tegasnya. (gas)

Data Grafis

1. Biaya pembangunan mencapai Rp 85 miliar, hanya untuk gedung.

2. Menggunakan lahan milik pemprov DIJ trpat di belakang rumah sakit eksisting.

3. Terdiri dari satu bangunan depan dan bangun belakang.

4. Bangunan depan empat lantai, untuk Unit Trauma, IGD, Kebidanan, operasi, dan Manajemen

5. Bangunan belakang untuk rawat inap, 50 kamar.

Editor : Iwa Ikhwanudin
#RSUD Nyi Ageng Serang #Kota Satelit sentolo #kota satelit #exit tol #sentolo #RSUD Kulon Progo #RSUD Kulonprogo