KULON PROGO - Kebakaran melanda rumah Tohir yang beralamat di Padukuhan Dondong, Bendungan, Wates Minggu (1/6). Asal muasal api yang melalap rumah tersebut diduga akibat charger handphone (HP) yang lupa dicabut.
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko menyebut, kejadian bermula saat Tohir meninggalkan rumah sekitar pukul 05.30. Saat itu, Tohir hendak berjualan bakso di Pantai Bugel.
"Kondisi rumah ditinggalkan, dan tidak ada anggota keluarga lainnya," ucap Sarjoko Minggu (1/6).
Baca Juga: Miliki Berbagai Manfaat, Komunitas Ketapel Jateng-DIY Berkomitmen Lestarikan Olahraga Ketapel Modern
Sekitar pukul 08.30, tetangga korban mencium bau kebakaran. Saat dilihat ke arah rumah korban, api sudah melalap sebagian rumah. Bagian rumah yang lebih dulu terbakar merupakan rangka atap.
Tetangga korban lantas memanggil warga sekitar untuk memadamkan api. Kobaran api yang semakin menjadi-jadi, warga kemudian menghubungi Damkar Kulon Progo beserta pemilik rumah.
"Saat damkar datang, api sudah cukup berkobar di rangka atap," ujarnya.
Usuk rangka atap yang terbuat dari kayu ikut terbakar dengan mudah. Membuat proses pemadaman sedikit terkendala. Api pun baru bisa dipadamkan sekitar pukul 09.30.
Atas kejadian ini, atap, perabot, dan barang elektronik tak bisa diselamatkan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta. Untungnya, tak ada korban jiwa atas kebakaran itu.
Kejadian kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik dari charger HP yang lupa dimatikan saat meninggalkan rumah. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita