KULON PROGO - Bangunan fasilitas umum berupa puskesmas masih luput dari kata peremajaan.
Lantaran, terdapat dua puskesmas pembantu di Bumi Binangun yang mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami menyampaikan, pihaknya tahun ini telah menganggarkan perbaikan puskesmas pembantu.
Penganggaran menggunakan APBD 2025 ini menyasar puskesmas yang telah mengalami kerusakan.
"Ada dua Puskesmas, Puskesmas Pembantu Wahyuharjo dan Ngentakrejo," ucap Budi, Kamis (15/5/2025).
Budi menyampaikan, kedua puskesmas dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan rehabilitasi total.
Untuk rehabilitasi Puskesmas Pembantu Ngentakrejo, memakan anggaran Rp 800 juta. Sedangkan Wahyuharjo membuyuhkan anggaran Rp 740 juta.
Rehab puskesmas bersifat segera. Lantaran, kedua puskesmas merupakan unit layanan kesehatan masyarakat yang mampu menjangkau ke pelosok.
Lokasi puskesmas utama yang jauh menjadikan puskesmas pembantu sangat dibutuhkan.
"Walaupun hanya dibuka dua hari selama seminggu, banyak masyarakat yang memanfaatkan," ucapnya.
Budi menjelaskan, puskesmas pembantu di Bumi Binangun sangatlah berperan.
Walaupun hanya beroperasi dua hari dalam seminggu, nyatanya puskesmas memiliki tingkat kunjungan yang tinggi.
Senada dengan Budi, Lurah Ngentakrejo Sumardi membenarkan banyak warganya yang memanfaatkan puskesmas pembantu.
Sebagian besar warganya memilih mengunjungi puskesmas pembantu dibandingkan harus datang ke Puskesmas Lendah yang berada di Pusat Pemerintahan Kapanewon.
"Rata-rata 15-20 orang, karena puskesmas cukup jauh dari sini," ujarnya.
Kendati sering dikunjungi masyarakat, kondisi bangunan telah rusak parah.
Struktur atap puskesmas telah rapuh termakan rayap, berpotensi rubuh sewaktu-waktu. Selain itu, kusen jendela dan pintu telah berlubang termakan usia.
Sebenarnya kalurahan telah berupaya melakukan perbaikan kecil.
Pengajuan perbaikan juga telah diusulkan.
Akan tetapi, pelaksanaan perbaikan hanya bersifat minor. Membuat perbaikan tak mengatasi masalah kerusakan bangunan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva