Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BBGRM di Kulon Progo Fokus Pada Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur: Satu Kapanewon Usulkan Dua Kalurahan

Anom Bagaskoro • Kamis, 8 Mei 2025 | 00:17 WIB
GOTONG ROYONG: Bupati dan warga sekitar melakukan perbaikan infrakstruktur jalan. 
GOTONG ROYONG: Bupati dan warga sekitar melakukan perbaikan infrakstruktur jalan. 

KULON PROGO - Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2025 mulai berjalan di Bumi Binangun.

Di antara target program, prioritas BBGRM 2025 berfokus pada infrastruktur.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan, fokus BBGRM akan mengoptimalkan infrastruktur.

Lantaran, infrastruktur dirasa sangat dibutuhkan masyarakat Bumi Binangun.

"Fokusnya ke arah infrastruktur, karena merupakan program strategis yang mudah dirasakan masyarakat," ucap Agung, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (7/5/2025).

Agung menjelaskan, kondisi infrastruktur khususnya di dalam wilayah kalurahan membutuhkan perhatian.

Sebab, infastruktur yang mumpuni dapat berpengaruh pada perekonomian kalurahan menjadi lebih optimal.

Namun, kenyataan di lapangan, banyak infrastruk jalan lingkungan belum representatif.

Sebagai contohnya, Jembatan Tigaron, Padukuhan Trukan, Kalurahan Kulur.

Jembatan penghubung jalan antar kalurahan telah amblas setahun yang lalu.

Akibatnya, masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat harus memutar.

Sebab, jembatan baru diperbaiki dengan kayu sebagai penghubung sementara.

"Sifatnya swadaya dengan dibantu beberapa sumber anggaran," ucapnya.

Agung menyampaikan, BBGRM diselenggarakan atas dasar pemberdayaan masyarakat.

Tentunya dalam hal pengerjaan programnya dibutuhkan pastisipasi masyarakat aktif.

Partisipasi masyarakat inilah yang paling banyak ditekankan.

Dalam era modern, partisipasi masyarakat cenderung luntur.

Melalui BBGRM, setidaknya masyarakat mampu kembali menumbuhkan rasa gotong royong.

Senada dengan Agung, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Kulon Progo Muhadi membenarkan keberadaan BBGRM.

Menurutnya, BBGRM berawal dari sifat gotong royong yang menjadi warisan leluhur.

"Penganggarannya lebih memustakan dari kalurahan dan swadaya," ucapnya.

Dalam pelaksanaan BBGRM, seluruh kapanewon di Bumi Binangun akan berpartisipasi.

Setiap kapanewon mengusulkan dua kalurahan yang siap melaksanakan BBGRM.

Tentunya, target kegiatan telah ditentukan. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kulon Progo #BBGRM di Kulon Progo #Agung Setyawan #Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) #fokus #perbaikan infrastruktur #program strategis #bupati kulon progo #pembangunan