Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan Kabupaten Bendo-Suroloyo di Kulon Progo Terancam Putus Dampak Cuaca Buruk Tiga Hari Terakhir: Titik Longsor Bermunculan

Anom Bagaskoro • Senin, 14 April 2025 | 21:20 WIB

 

AMBROL: Dinding tanah di jalan kabupaten amblas setelah diguyur hujan. 
AMBROL: Dinding tanah di jalan kabupaten amblas setelah diguyur hujan. 

KULON PROGO - Infrastruktur milik pemkab, Jalan Bendo-Suroloyo terancam terputus setelah talud mengalami longsor.

Hal ini merupakan dampak cuaca ekstrim yang melanda Bumi Binangun selama beberapa hari terakhir.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Heri Darmawan menyampaikan, selama tiga hari terakhir terdapat tujuh titik longsor.

Paling berdampak, longsor mengganggu infrastruktur milik kabupaten.

"Terparah longsor terjadi di Jalan Bendo- Suroloyo," ucap Heri, saat dihubungi Radar Jogja, Senin (14/4/2025).

Heri menyampaikan, titik terparah berada di ruas jalan, tepatnya di Padukuhan Wonogiri, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh.

Talud dan bahu jalan sepanjang 25 meter mengalami longsor.

Lantaran, tebing dasar jalan setinggi 20 meter tak mampu menahan air. Akibatnya, longsor tak bisa dihindarkan.

Kini lebar jalan setelah longsor, hanya menyisakan lebar 2 meter.

Padahal titik longsor merupakan titik rawan kecelakaan.

Lantaran, posisinya merupakan belokan dengan kombinasi tanjakan.

AMBROL: Dinding tanah di jalan kabupaten amblas setelah diguyur hujan kini ditutup terpal.
AMBROL: Dinding tanah di jalan kabupaten amblas setelah diguyur hujan kini ditutup terpal.

Sehingga, jika lebar jalan mengalami penyempitan, maka potensi kendaraan masuk jurang akan cukup tinggi.

"Ini masih ada potensi longsor susulan," ungkapnya.

Heri menyampaikan, jalan kabupaten terancam terputus. Lantaran, sudah muncul tanda-tanda retakan.

Jika hujan mengguyur hingga beberapa hari ke depan, dipastukan longsor bisa terjadi.

Selain jalan terputus, material longsor juga berpotensi menimpa tiga rumah warga yang berdiri tepat di bawah jalan.

Akibatnya, untuk sementara waktu pemilik rumah serta keluarganya mengungsi jika hujan melanda wilayah Samigaluh.

"Sudah kami nilai, dan untuk mitigasi sementara sudah dipasang terpal, untuk mengurangi resiko," ujarnya.

Atas kejadian itu, BPBD telah berkordinasi dengan DPUPKP. Tujuannya, untuk menjadwalkan perbaikan talud.

Lantaran, jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Namun, pihaknya belum bisa memastikan target penanganan perbaikan. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dampak cuaca buruk #Bendo #Kulon Progo #BPBD Kulon Progo #Suroloyo #jalan kabupaten #cuaca ekstrim #Longsor