KULON PROGO - Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo melakukan peninjauan pada program ketahanan pangan di Kulon Progo, Kamis (31/10/2024) sore.
Peninjauan sekaligus kunjungan kerja itu, dilakukan untuk melihat kondisi kebermanfaatan dari program ketahanan pangan yang dijalankan Polres Kulon Progo.
Irjen Pol Edy Murbowo menjelaskan, program ketahanan lahir atas penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kapolri dan Menteri Pertanian.
Kedua pihak berkomitmen untuk mewujudkan kemandirian pangan melalui kolaborasi dengan kepolisian.
"Kami (Mabes Polri) memiliki pilot project di beberapa wilayah, dan selalu kami tinjau perkembangannya," ucap Irjen Pol. Edy Murbowo.
Irjen Pol Edy menjelaskan, realisasi atas MoU diwujudkan dengan munculnya beberapa pilot project milik Mabes Polri.
Dilanjutkan dengan munculnya, program ketahanan pangan di masing-masing polres, seperti di Kulon Progo.
Munculnya program ketahanan pangan ini, tentunya perlu dikawal keberlangsungannya.
Lantaran, MoU menekankan pentingnya program yang dapat terus dijalankan.
Sehingga, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan mewujudkan swasembada pangan.
Dirinya mengapresiasi langkah Polda DIY dan Polres Kulon Progo yang berhasil menerapkan program ketahanan pangan.
Program tersebut diwujudkan dengan optimalisasi lahan pertanian tidur, yang diolah agar bisa ditanami komoditas pangan.
Keberhasilan program ini, dapat dijadikan contoh wilayah lain dalam menjalankan program.
"Pada prinsipnya, tidak hanya melakukan penanaman di awal, tetapi harus didampingi," ucapnya.
Irjen Edy berpesan, dalam menjalankan program, kepolisian perlu melakukan pendampingan serta peninjauan secara rutin.
Tak hanya sekedar acara seremoni, tetapi program perlu dikawal bersama.
Tujuannya, program dapat berdampak bagi masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan, sebagai investasi keamanan.
Dalam kunjungan tersebut, Irjen Edy menyempatkan menabur benih padi di lahan persawahan.
Benih yang ditabur sedianya akan ditanam di Areal persawahan seluas 9,6 ha yang sebelumnya telah dipanen melalui program ketahanan pangan Polres Kulon Progo.
Sementara itu Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi mengapresiasi langkah polri yang ikut andil dalam ketahanan pangan.
Pasalnya, untuk mewujudkan swasembada pangan, perlu kolaborasi berbagai pihak.
Kondisi sosial yang kompleks di Kulon Progo perlu uluran tangan untuk mempercepat kondisi swasembada.
"Kolaborasi ini, mempercepat tujuan swasembada pangan," ujarnya.
Siwi menjelaskan, setelah program ketahanan berhasil dilakukan Polres Kulon Progo, pemkab berharap ada kelanjutan atas program itu.
Terutama pada pengembangan inovasi serta teknologi pertanian di Kulon Progo.
Lantaran, masih banyak petani Bumi Binangun yang belum mendapatkan hasil dari pertanian.
Sehingga, mrlalui kolaborasi diharapkan mampu meningkatkan produksi komoditas pangan. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva