Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lansia di Padukuhan Clawer Tewas Terjebak Dalam Kobaran Api usai Bakar Sampah Daun

Anom Bagaskoro • Senin, 22 Juli 2024 | 02:45 WIB
TUNJUK: Warga menunjukkan bekas lokasi terbakarnya korban.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
TUNJUK: Warga menunjukkan bekas lokasi terbakarnya korban.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA



RADAR JOGJA - Nasib malang menjumpai Kasan Wiyadi (81), warga Padukuhan Clawer, Kalurahan Pengasih. Jasadnya ditemukan sang istri Jemi (80) dalam kondisi terbakar. Lantaran, korban tak bisa melarikan diri usai membakar sampah.


"Luka bakar di sekujur tubuh, karena terkepung api," ucap Dukuh Clawer Sugiyanto, saat menjawab pertanyaan awak media, Sabtu malam (20/7).


Sugiyanto menjelaskan, kejadian berawal saat korban hendak membakar sampah daun di pekarangan rumahnya. Saat musim kemarau seperti ini, sampah daun pohon jati akan berserakan. Sehingga, korban secara rutin membersihkannya dengan membakar sampah.


Berdasarkan kesaksian, Sugiyanto menuturkan sekitar pukul 12.00 WIB korban terlihat sedang menyapu daun jati untuk dikumpulkan dibakar. Kemudian sekitar pukul 13.00 korban membakar sampah daun jati. Namun, setelah beberapa waktu berlalu korban tak terlihat kembali.
"Yang menemukan korban itu istrinya," ucap Sugiyanto.


Sekitar pukul 14.00 WIB, istri korban melihat adanya kebakaran di pekarangan samping rumahnya. Lantaran, kobaran api terlihat jelas, karena pekarangan hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumah korban. Dan beberapa titik api lain bermunculan di area pekarangan tetangga.


Menghentikan laju penyebaran api, Jemi mencoba menghubungi tetangga dan ikut serta mencoba memadamkan api. Namun, disitulah dirinya mendapati suaminya tergeletak tak berdaya dengan luka bakar sekujur tubuhnya. Kondisi korban ditemukan sudah tak bernyawa.
"Terjebak dalam kobaran api, dan tidak bisa keluar," ucap Sugiyanto.


Sugiyanto menuturkan, korban memang memiliki tanda-tanda stroke yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam berjalan, korban bahkan perlu bantuan tongkat. Sehingga saat terkepung dalam api, korban tak bisa langsung melarikan diri.


Selain itu, faktor angin yang menerpa api juga menjadi penyebab kobaran api meluas. Lantaran setelah ditemukan beberapa titik api, justru terlihat di pekarangan tetangga. Diperparah dengan tidak adanya pemutusan sampah daun jati, membuat kobaran api tak terkendali.


Pada lokasi ditemukannya korban, menyisakan bekas terbakarnya korban. Sisa baju yang terbakar milik korban masih ditemukan di lokasi. Sedangkan korban relah dikebumiman pada Minggu (21/7) siang. Korban meninggalkan tiga orang anak dan satu istri. (gas)

Editor : Satria Pradika
#lansia #membakar sampah #korban #terbakar #tewas terjebak kebakaran