KULON PROGO - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-78 yang diselenggarakan di SMAN 1 Wates, Rabu (7/2), berlangsung cukup meriah.
Tak hanya peringatan HPN, acara itu juga dilanjutkan sarasehan mengenai pemilu yang diikuti siswa SMAN 1 Wates.
Tema dua kegiatan tersebut berkaitan dengan pemilu yang akan diselenggarakan pada 14 Februari nanti.
Dalam acara tersebut Pj Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti mengungkapkan, setiap insan pers diharapkan bisa berkiprah dalam kemanfaatan berbangsa dan bernegara.
"Wujudnya adalah peran pers sendiri, yang berupa memberikan informasi yang positif kepada masyarakat serta menjalin kebersamaan dengan pemerintah," ucap Ni Made.
Ia menekankan, berita yang positif dapat membantu pembangunan di Kabupaten Kulon Progo.
Menurutnya, berita yang di keluarkan pers sangat berarti karena mewujudkan bantuan penhebaran informasi bagi masyarakat.
Tak hanya itu, Ni Made juga mengungkapkan apresiasinya kepada pers yang selalu mengabarkan tentang Kulon Progo pada khalayak umum.
Terlebih, peran media juga bisa dalam mengenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Kulon Progo.
Menanggapi terkait Pemilu yang akan segera dilangsungkan, Ni Made juga mengungkapkan keikutsertaan pers dalam mengawal penyelenggaraan pemilu.
Ia juga mengajak pers agar tetap mengabarkan informasi-informasi yang akurat. Dengan demikian, menciptkan pemilu yang aman, lancar, dan terbebas dari berita bohong (hoax).
Perwakilan pers sekaligus Ketua Persatuan Wartawan Kulon Progo (PWK) Asrul Sani menyampaikan, pers di Kabupaten Kulon Progo terus berkomitmen mendukung program-program Pemkab Kulon progo.
Asrul mengungkapkan, rangkaian Peringatan HPN ke-78 juga berkaitan dengan pemilu 2024. Di mana, tingkat kerawanan selama masa pemilu perlu diperhatikan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pers dalam menciptakan dan menjaga setiap tahapan pemilu agar tetap berlandaskan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luberjurdil).
Asrul menegaskan, kegiatan sarasehan yang diikuti siswa merupakan bentuk edukasi bagi pemilih pemula.
Ia mengatakan, pemilih dengan rentan umur 17 sampai 24 tahun berkisar 13 persen dari total jumlah pemilih.
Sehingga kegiatan ini tak hanya berfungsi mengenalkan pers namun juga mengenalkan pemilu.
Tak hanya sarasehan, acara tersebut juga mengakomodir kerjasama yang dilakukan pers dan pihak yang selama ini membantu pers dalam mengabarkan informasi.
Pada acara tersebut diadakan penghargaan yang diberikan kepada pihak yang selama ini berperan aktif dalam membantu pers. (cr7)
Editor : Amin Surachmad