Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diterpa Hujan Deras, Jalan Inspeksi Kali Serang Wates Mengalami Longsor

Anom Bagaskoro • Selasa, 30 Januari 2024 | 03:39 WIB
WASPADA: Warga Wonosidi Kidul melihat area longsoran, yang terletak di pertemuan Kali Mambu dan Kali Serang.
WASPADA: Warga Wonosidi Kidul melihat area longsoran, yang terletak di pertemuan Kali Mambu dan Kali Serang.

KULON PROGO - Hujan deras di wilayah Kapanewon Wates, Kulon Progo, padaMinggu (28/1) malam, membuat jalan inspeksi Sungai Serang alami longsor.

Longsoran terjadi tepat dibelakang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kulon Progo, Wonosidi, Kalurahan Wates, Kapanewon Wates.


"Tentu saja khawatir adanya longsor di belakang sekolah kami," ucap Wakil Kepala Urusan Humas MAN 2 Kulon Progo Muhammad Nur Kholis, ketika ditemui Radar Jogja, Senin (29/1).


Kholis mengungkapkan  kekhawatirannya diakibatkan adanya dua kelas yang berdekatan dengan lokasi longsor.

Ia terpaksa memindahkan siswa ke kelas yang kosong untuk antisipasi adanya longsor susulan, mengingat adanya retakan di sekitar tanggul.


Selain mengancam keselamatan siswa yang berada di dalam sekolah, longsornya jalan inspeksi memutus akses warga Wonosidi Kidul.

Jalan inspeksi di pinggir Sungai Serang merupakan jalan pintas dari arah Stadion Cangkring ke SPBU Wates.


Menurut Ketua RW 13 Wonosidi Kidul Sutrisno ketika ditemui Radar Jogja usai pengecekan lokasi longsoran menjelaskan, kejadian longsor terjadi saat malam hari.

Ketika sore, menurutnya, jalan inspeksi masih bisa digunakan.

Sutrisno mengungkapkan bahwa tidak ada warga yang melintas ketika longsoran terjadi.


"Jalan inspeksi dipergunakan masyarakat, untuk jalan pintas ke daerah Kedunggong, Pom Bensin Wates, dan Masjid Agung, dari arah Giripeni dan Panjatan," ucap Ketua RW 13 Wonosidi Kidul, Sutrisno. 

Baca Juga: Targetkan Setting dan Packing Surat Suara Selesai H-10 Pemungutan Suara, Ini yang Dilakukan KPU Kota Jogja


Menurut Sutrisno, warga terdampak secara langsung akibat longsor. Kendati tak ada korban jiwa, warga kehilangan akses ke 4 RT di Wonosidi Kidul.

Terutama  siswa yang biasanya melintas di sekitar daerah tersebut terpaksa mencari jalan alternatif lain.


"Area longsor tersebut merupakan pertemuan antara Kali Mambu dan Kali Serang," ucap Sutrisno.


Sutrisno mengungkapkan bahwa lokasi longsor adalah pertemuan dua sungai. Kali Mambu merupakan saluran air yang mengatur limpahan air hujan di sebagian wilayah Wates.

Sehingga jika tertutup longsoran akan membuat aliran saluran tersumbat.


Ia menambahkan salah satu pintu air terlepas akibat longsor juga akan berpengaruh pada aliran saluran. Bisa terjadi banjir jika debit air Sungai Serang mengalami kenaikan.

Hal ini dimungkinkan karena, pintu air biasanya akan tertutup apabila debit Sungai Serang mengalami kenaikan.


Kejadian longsor ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya longsoran pernah terjadi namun tak separah longsor kali ini.


Sutrisno mengungkapkan, pihaknya telah menghubungi Kalurahan Wates, DPUKP Kulon Progo, BPBD Kulon Progo, dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak.

Saat ini Sutrisno masih menunggu jawaban dari BBWSO karena jalan inspeksi merupakan wilayah kerjanya.


"Sudah kami laporkan dan laporan sudah diterima BBWSO, tinggal menunggu inspeksi," ucap Sutrisno.


Sutrisno juga sudah mendapatkan tanggapan dari BPBD Kulon Progo. Ia mengungkapkan BPBD akan melakukan bantuan penanganan longsor.


Sejalan dengan pernyataan Sutrisno, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulon Progo Taufik Prihadi, ketika dihubungi Radar Jogja, mengungkapkan, pihaknya akan membantu warga dengan menyiapkan konsumsi jika warga melakukan gotong royong pembersihan longsoran.

Pihak BPBD sendiri mengungkapkan bahwa pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena bukan wilayah pekerjaannya.


"Longsoran merupakan wilayah BBWSSO, kami hanya bisa mensupport konsumsi bila masyarakat melakukan gotongroyong pembersihan," ucap Taufik.


Namun, Taufik tidak menutup kemungkinan bila akan diterjunkan alat berat untuk mengevakuasi longsoran. Pihak BPBD terlebih dahulu akan melakukan asesmen sebelum penerjunan alat berat. (cr7) 

Editor : Amin Surachmad
#Sungai Serang #hujan deras #Longsor