JOGJA- Dunia kuliner Tanah Air kembali berdenyut. Kulinarea 2026, agenda tahunan yang digagas Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) bersama PT Festival JVWF Indonesia, resmi akan digelar pada 7-9 Agustus 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta.
Mengusung tema "Skena Kuliner Indonesia", acara ini bukan sekadar pameran kuliner biasa, melainkan sebuah ekosistem lengkap yang dirancang untuk mengorkestrasi seluruh rantai pasok industri kuliner nasional.
Kesiapan gelaran akbar ini dimatangkan dalam Partners Gathering yang digelar di RM Bale Raos, Kawasan Kraton Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026).
Acara tersebut sekaligus upaya bersama menyukseskan pesta kuliner terbesar di Jogja ini.
Ketua Penyelenggara sekaligus Founder Kulinarea, Sumartoyo (Pak Toyo), yang juga merupakan Dewan Pakar PPJI pusat, menegaskan bahwa Kulinarea hadir untuk memberikan ruang inkubasi dan edukasi bagi pelaku UMKM kuliner.
"Yang utama Kulinarea ini hadir agar pengusaha-pengusaha di bidang kuliner yang kecil bisa percaya diri, tampil, kemudian dikenal."
"Kami ada B2B, B2C-nya juga ada. Ada festival kuliner, tetapi juga ada business matching, talkshow, gastronomi trip, semua lengkap," ujar Sumartoyo.
Targetnya, sekitar 200 pengusaha kuliner dari berbagai skala akan ambil bagian dalam ajang ini.
Kulinarea diharapkan menjadi momentum scale up bagi usaha makanan dan minuman (F&B).
Para peserta tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga bisa belajar langsung dari pengusaha sukses untuk menaikkan kelas usahanya, mengakses perbankan, serta menjalin kemitraan dengan industri F&B yang lebih besar.
Kulinarea 2026 menawarkan pengalaman kuliner all in.
Rangkaian kegiatannya meliputi food competition, beverage competition, culinary exhibition, business forum, business class sessions, gastro trip experience, Kulinarea Awards, serta multi community collaboration.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Inggris! Declan Rice Diprediksi Fit Hadapi Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Tak ketinggalan, akan ada Launching Kulinarea Academy sebagai wadah pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kuliner.
Salah satu daya tarik utama yang dinantikan publik adalah pembagian 1.000 voucher makan gratis bagi para pengunjung.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati hidangan lama dan menyelami gastronomi kuliner yang menceritakan sejarah panjang kuliner Nusantara.
Kulinarea 2026 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif.
Baca Juga: Here We Go! Matheus Fornazari Custódio Resmi Bela PSS Sleman
Ekosistem F&B dirangkul secara menyeluruh, tidak hanya mengangkat brand besar, tetapi juga memberikan panggung kehormatan bagi brand kuliner UMKM.
Ajang ini juga akan memberikan penghargaan (Awarding) bagi pejuang kuliner senior yang telah berkontribusi besar terhadap industri kuliner Indonesia.
Yang membedakan, Kulinarea 2026 juga menghadirkan Sertifikasi Corner.
Para pelaku UMKM akan didampingi secara langsung untuk mengurus percepatan legalitas penting seperti sertifikasi Halal, kelayakan SLHS/SLHP, serta standarisasi kompetensi profesi (LSP).
"Langkah ini diambil agar industri skala rumah tangga mampu bertransformasi menjadi bisnis yang dikelola secara profesional dan siap bersaing di pasar modern," terang Sumartoyo.
Kulinarea 2026 diproyeksikan menjadi "lebarannya kuliner di Jogja". Ajang ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan usaha di bidang hospitality.
Bagi para penggemar kuliner, siapkan diri untuk merasakan sensasi cita rasa Nusantara dalam satu tempat. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin