Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jenang Mbah Sastro: Jenang Legendaris Yang Ada di Kota Jogja, Sudah Ada Sejak Tahun 90an

Bahana. • Selasa, 30 Juli 2024 | 21:24 WIB

Ilustrasi Jenang
Ilustrasi Jenang
RADAR JOGJA - Yogyakarta kota yang kaya akan budaya dan kuliner, menyimpan sejuta pesona.

Dari beragamnya kuliner modern dan kafe kekinian, ada sebuah warisan kuliner tradisional yang tak lekang oleh waktu yakni Jenang Mbah Sastro, sebuah kuliner legendaris yang telah melegenda di kalangan masyarakat.

Dengan cita rasa yang khas dan unik, jenang ini berhasil memikat hati para penikmatnya dari berbagai kalangan.

Bukan hanya sekadar makanan manis, Jenang Mbah Sastro juga menjadi bagian dari sejarah dan budaya Yogyakarta.

Lebih dari 30 Tahun, Mbah Sastro memulai usahanya dengan sederhana.

Beliau membuat jenang karena ketidak sengajaannya memasak bubur untuk anaknya yang sakit saat masih berada di tempat asalnya Klaten, Jawa Tengah, yang kemudian menjadi populer di kalangan masyarakat setempat.

Jenang Mbah Sastro memiliki keunikan tersendiri, yaitu tepung yang digunakan dalam pembuatan jenang tidak dibeli di pasar atau warung, melainkan Mbah Sastro membuat tepungnya sendiri.

Mbah Sastro percaya bahwa tepung yang dibeli memiliki rasa yang berbeda dari tepung yang dibuatnya sendiri, sehingga itulah yang menjadikan Jenang Mbah Sastro berbeda dari jenang pada umumnya.

Tidak hanya itu, Salah satu rahasia kelezatan jenang Mbah Sastro adalah proses pembuatannya yang masih dilakukan dengan cara tradisional meggunakan anglo.

Ini membantu agar jenang tidak cepat matang, sehingga untuk memasak jenang ini Mbah Sastro membutuhkan waktu yang cukup lama.

Jenang Mbah Sastro menawarkan beragam pilihan rasa yang menggoyang lidah, seperti jenang sumsum, mutiara, ketan hitam, dan candil. Setiap jenis jenang memiliki cita rasa yang berbeda namun sama-sama lezat.

Jenang Mbah Sastro terletak di Jl. Petung, Demangan Baru, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan biasanya buka mulai pukul 14.00 WIB.

Meskipun hanya berlokasi di sebuah warung sederhana, namun tempat ini selalu ramai pengunjung, terutama pada sore hari.

Banyak orang rela antri panjang untuk mencicipi kelezatan jenang ini.

Tak hanya warga lokal, wisatawan dari berbagai daerah pun sering kali menyempatkan diri untuk mampir dan menikmati jenang legendaris ini.

Bagi Anda yang berkunjung ke Yogyakarta, mencicipi jenang legendaris ini adalah pengalaman kuliner yang tak boleh dilewatkan, namun dalam satu jam jenang ini sudah habis terjual, jadi jangan sampai kehabisan!

Penulis: Siska Andaniar Nadia Rahma

Editor : Bahana.
#Jenang #Jenang Mbah Sastro