RADAR JOGJA - Tidak semua orang tahu bahwa air yang dikonsumsi memiliki dua jenis yaitu air mineral dan air demineral yang dimana keduanya juga memiliki dua hal yang berbeda seperti proses pengolahan, kandungan, hingga manfaat bagi tubuh.
Lalu seperti apa perbedaan kedua air tersebut?
Air Mineral
Air mineral sendiri adalah air yang berasal dari sumber alami seperti mata air di pegunungan atau bawah tanah.
Air mineral sendiri memiliki kandungan mineral alami seperti kalsium, magnesium, kalium, dan natrium serta senyawa lain seperti bikarbonat dan sulfat.
Proses air ini dilakukan melalui sumber mata air yang kemudian dilakukan penyaringan untuk menghilangkan partikel seperti batu, pasir, atau kotoran kotoran lainnya.
Setelah itu akan dilakukan disinfeksi untuk menghilangkan bakteri serta mikroorganisme yang berbahaya melalui sinar ultraviolet.
Setelah itu, air dikemas dalam botol yang telah disterilkan.
Manfaat air mineral sendiri adalah untuk menghidrasi serta menjaga keseimbangan cairan pada tubuh karena kandungan elektrolitnya yang dapat membantu penyerapan cairan di sel, menjaga kesehatan tulang dan jantung dari kandungan kalsium dan magnesiumnya, meningkatkan fungsi pencernaan serta dapat menjaga sistem imun.
Meskipun begitu jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti hiponatremia yang menyebabkan pembengkakan sel, sakit kepala, dan mual, serta juga dapat membebani ginjal untuk membuang kelebihan cairan.
Selain itu kemasan yang digunakan jika terpapar matahari akan menimbulkan zat kimia yang berbahaya.
Baca Juga: Spesial Bulan April, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program APRILicious
Air Demineral
Air demineral sering disebut dengan air murni, perbedaan dengan air mineral ada pada prosesnya.
Air demineral diproses melalui penyulingan atau deionisasi untuk menghilangkan seluruh kandungan mineral dan ion sehingga menghasilkan air murni yaitu H₂O.
Proses ini menghasilkan air yang bebas dari zat terlarut seperti logam berat, zat kimia, dan mikroorganisme dan sering digunakan untuk keperluan di Industri, medis atau laboratorium.
Air demineral sendiri ternyata juga memiliki manfaat bagi tubuh yaitu untuk memenuhi cairan pada tubuh, membantu meringankan proses kerja ginjal, mendukung detoksifikasi, serta memberikan hidrasi yang lebih baik.
Baca Juga: Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang
Meskipun memiliki manfaat yang baik bagi tubuh namun air demineral ini tetap memiliki efek samping seperti ketidakseimbangan elektrolit, risiko osteoporosis, hipertensi, gangguan saraf dan otot.
Tak hanya bagi tubuh makanan yang diolah menggunakan air demineral juga dapat menghilangkan nutrisi makanan tersebut.
Mana yang lebih baik?
Melansir dari Halodoc jika anda memiliki riwayat penyakit seperti ginjal maka disarankan untuk mengkonsumsi air demineral, namun jika tubuh anda merasa sehat, anda dapat mengkonsumsi air mineral.
Namun jika mengkonsumsi keduanya juga tidak masalah asal menyesuaikan cairan pada tubuh anda. (Safira Ratih)