Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Orang Tua Perlu Waspada, Kenali 5 Tanda Gagal Ginjal pada Anak

Magang Radar Jogja • Selasa, 24 Februari 2026 | 16:42 WIB

Pemeriksaan kesehatan anak di fasilitas medis sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan (sumber: Pinterest)
Pemeriksaan kesehatan anak di fasilitas medis sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan (sumber: Pinterest)
Gagal ginjal tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa. Kondisi ini juga bisa terjadi pada anak-anak, terutama dalam bentuk gagal ginjal akut yang berkembang dengan cepat dan berisiko mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan orang tua untuk tetap waspada terhadap gejala yang muncul pada anak, terutama mengingat semakin banyaknya kasus yang dilaporkan di berbagai tempat.

Berikut adalah lima tanda gagal ginjal pada anak yang penting diketahui oleh setiap orang tua dan pengasuh:

1. Penurunan Volume Urine

Gejala pertama yang patut diwaspadai adalah berkurangnya jumlah urine. Bahkan dalam beberapa kasus, anak dapat tidak berkemih sama sekali selama beberapa jam di siang hari.

Kemenkes menegaskan bahwa perubahan ini adalah indikasi awal yang memerlukan pemeriksaan oleh tenaga medis.

2. Perubahan Warna Urine

Perubahan warna urine yang menjadi lebih gelap, pekat, atau kecoklatan juga merupakan sinyal yang sangat penting. Perubahan ini bisa mengindikasikan adanya penimbunan limbah yang tidak dapat disaring dengan baik karena ginjal tidak berfungsi secara optimal.

3. Demam, Mual, dan Muntah

Anak-anak yang mengalami masalah fungsi ginjal sering kali menunjukkan gejala sistemik seperti demam, mual, dan muntah.

Gejala ini bisa bersamaan dengan diare atau infeksi pada saluran pencernaan yang semakin memperburuk keadaan ginjal.

4. Kesulitan Bernapas dan Rasa Letih

Akumulasi cairan karena ginjal yang tidak berfungsi dengan benar dapat menyebabkan kesulitan bernapas. Di samping itu, anak mungkin terlihat lelah, kurang energi, atau sering merasa mengantuk, disebabkan oleh racun dalam tubuh yang tidak dikeluarkan secara efektif.

5. Pembengkakan pada Tubuh

Cairan yang terakumulasi dapat menyebabkan pembengkakan, terutama di area wajah, tangan, kaki, atau pergelangan.

Ini merupakan reaksi tubuh ketika ginjal tidak dapat mengatur keseimbangan cairan dengan baik.

Gejala-gejala tersebut tidak harus diartikan sebagai gagal ginjal secara langsung, tetapi jika satu atau lebih gejala muncul dan tidak menunjukkan perbaikan, sangat disarankan bagi orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Konsultasi dokter, analisa darah, dan analisis urine dapat membantu menentukan apakah ginjal berfungsi dengan baik atau membutuhkan perawatan medis segera.

Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa deteksi awal sangat penting meskipun gejalanya mirip dengan penyakit lain.

Tindakan cepat dan pemeriksaan profesional dapat menyelamatkan kondisi anak serta mencegah komplikasi serius di masa depan.

Penulis: Ferry Aditya

Editor : Bahana.
#gagal ginjal #Kesehatan #Gagal ginjal anak