Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Benarkah Tidur dengan Kipas Angin Berlebih Bisa Picu Bell's Palsy dan Buat Wajah Tidak Simetris? Simak Faktanya!

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 12 November 2024 | 17:49 WIB
Justin Biebier (kiri) Ilustrasi Bells Palsy (kanan).
Justin Biebier (kiri) Ilustrasi Bells Palsy (kanan).

RADAR JOGJA - Bell's palsy adalah kondisi kelumpuhan otot di satu sisi wajah yang membuat wajah tampak tidak simetris.

Kelumpuhan ini bisa menghambat kemampuan ekspresi wajah dan mengganggu fungsi sehari-hari, seperti menutup kelopak mata atau menggerakkan mulut.

Beberapa gejala yang umum terlihat pada Bell’s palsy adalah ketidakmampuan mengangkat alis di sisi wajah yang terkena, sulit memejamkan mata, serta mulut yang tampak mencong.

Saat berkumur, air bisa keluar dari sisi mulut yang lumpuh, dan penderita kesulitan bersiul atau meniup.

"Bell’s palsy ini berbeda dari stroke, yang biasanya disertai kelemahan pada bagian tubuh lainnya. Bell’s palsy hanya mempengaruhi otot wajah, terutama di area mulut dan mata,” jelas Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Wahyu Sita Wardani, Sp. KFR, dikutip dari rsud.tulungagung.go.id.

Meskipun terdapat anggapan bahwa tidur dengan kipas angin atau AC dapat langsung menyebabkan Bell’s palsy, hal ini sebenarnya tidak benar.

Paparan udara dingin memang bisa memperburuk kondisi, tetapi penyebab utama Bell’s palsy adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada saraf wajah.

Udara dingin dari kipas angin atau AC dapat menjadi faktor pemicu, namun bukan penyebab langsung dari kelumpuhan otot wajah ini.

Jika teman - teman mengalami gejala Bell’s palsy, penting untuk segera mendapatkan perawatan. Berikut Langkah tepat yang bisa dilakukan :

• Mengompres wajah dengan air hangat setiap pagi dan sore selama 15 menit.
• Hindari tidur di lantai untuk mengurangi paparan udara dingin.
• Gunakan penutup mata saat tidur untuk melindungi otot mata yang lemah.
• Jangan gunakan kipas angin yang langsung mengarah ke wajah.
• Pakai kacamata untuk melindungi mata dari iritasi.
• Gunakan helm tertutup dan masker saat beraktivitas di luar untuk perlindungan tambahan.

Teman – teman juga bisa melakukan terapi mandiri dengan berdiri di depan cermin dan melatih otot-otot mulut dengan mengucapkan huruf vokal A-I-U-E-O.

Latihan ini bertujuan untuk membantu otot mulut bergerak lebih optimal. (M. Akmaluddin Fahmi)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kelumpuhan otot #kelumpuhan #penderita #Tidur dengan Kipas Angin Berlebih #infeksi virus #fakta #Udara dingin #wajah #Bell's Palsy #terapi #kipas angin #mandiri #SISI #tidak simetris