RADAR JOGJA - Merokok bagi sebagian orang menjadi aktivitas yang digemari karena dianggap nikmat.
Namun, masih banyak orang yang belum menyadari akan bahaya merokok.
Merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Terutama untuk bayi dan anak-anak.
Asap tembakau mengandung sekitar 4.000 bahan kimia, banyak di antaranya berbahaya. Sekitar 50 bahan kimia ini dapat menyebabkan kanker pada orang dewasa.
Bayi dan anak-anak masih dalam masa pertumbuhan, sehingga menghirup asap rokok lebih berbahaya.
Menghirup asap rokok, meski dalam jangka waktu singkat, dapat membahayakan bayi dan anak, apalagi jika terus dilakukan dalam jangka waktu lama.
Di bawah ini adalah beberapa bahaya yang akan timbul jika sudah terkena asap rokok:
1. Bahaya asap rokok sebabkan asma
2. Infeksi saluran pernapasan
3. Pneumonia dan bronkitis
4. Masalah pernafasan ketika dewasa
5. Sindrom kematian mendadak pada bayi
6. Menyebabkan anak lebih mudah sakit
7. Membuat anak sering batuk, menangis, dan sesak napas
8. Menyebabkan telinga tuli sebagian
9. Menghambat tumbuh kembang anak, terutama berat dan tinggi badan (stunting)
10. Memicu serangan asma atau memperburuk gejalanya
Mengetahui beberapa dampak negatif asap tembakau pada anak-anak diharapkan dapat membantu orang tua dan orang dewasa lainnya untuk berhenti merokok, terutama di sekitar anak kecil.
Anak-anak yang menjadi perokok pasif mempunyai risiko lebih tinggi terkena infeksi pernafasan akut seperti pneumonia dan bronkitis, penyakit pernafasan, dan pertumbuhan paru-paru yang tertunda.
Selain itu, asap rokok dapat menyebabkan serangan Sindrom kematian mendadak pada bayi.
Anak penderita asma yang berada di sekitar perokok pasif mengalami serangan asma yang lebih parah dan sering.
Serangan asma yang parah dapat membahayakan nyawa anak anda. (Selvina Diana Agustina)
Editor : Meitika Candra Lantiva