RADAR JOGJA – Cacar air. Penyakit yang identik dengan ruam lepuh berisi cairan.
Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak yang berumur di bawah 12 tahun.
Orang dewasa juga dapat terkena penyakit cacat air, jika saat kecil ia belum pernah terinfeksi.
Saat kecil, mungkin kita sudah mendengar tentang pernyataan bahwa, jika saat kecil sudah pernah terkena cacar air, maka seterusnya kita tidak akan terkena lagi.
Benarkah demikian?
Untuk kasus orang yang pernah terkena penyakit cacar air, kemungkinan untuk terinfeksi dua kali ialah kecil.
Karena, kekebalan tubuh seseorang yang pernah terinfeksi sudah terbentuk dan sudah kuat.
Reaksi kekebalan tubuh tersebut yang nantinya akan melindungi tubuh.
Walaupun, virus dari cacar air itu tidak akan pernah hilang dan akan menetap di dalam tubuh orang yang sudah pernah terinfeksi.
Akan tetapi, jika daya tahan tubuh seseorang lemah atau menurun, kemungkinan orang tersebut untuk kembali terinfeksi penyakit cacar air adalah bisa.
Sistem kekebalan yang menurun ini dapat terjadi pada orang di usia 50 tahun ke atas.
Stres fisik dan emosional juga dapat memicu menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Jika penyakit tersebut muncul kembali, ia akan muncul dalam bentuk herpes zoster.
Herpes Zoster atau cacar api (penyakit dompo), diawali dengan gejala seperti demam, lemah atau lesu, rasa tidak nyaman, pegal, dan nyeri pada area yang akan terinfeksi.
Biasanya timbul lepuhan berisi air menyerupai bintil cacar air di pinggang, punggung, atau dada, yang akan terasa gatal dan seperti mati rasa.
Nyeri yang dirasakan akan terasa panas seperti terbakar atau tertusuk benda tajam.
Lepuhan ruam akan mongering dan berubah menjadi koreng dalam beberapa hari. Gejala ini akan mereda setelah 14-28 hari.
Mandi dengan air dingin dapat menjadi salah satu cara untuk mengobati penyakit cacar air kedua ini.
Berendam dalam air dingin selama kurang lebih 15 menit dapat membantu meredakan bagian tubuh yang terasa sakit dan gatal.
Alternatif lain yaitu, dengan mengkompres bagian yang ruam dengan kompres dingin.
Dapat juga mengoleskan bagian yang ruam dengan lotion kalamin.
Usahakan untuk menggunakan pakaian longgar dan berbahan lembut seperti katun karena untuk mencegah gesekan dan iritasi kulit.
Penyakit cacar air kedua ini juga berisiko menularkan kepada orang lain. Perlu dilakukan pencegahan agar virus tersebut tidak menyebar.
Dapat dengan cara;
Menutup luka lepuhan agar cairan tidak menyebar ke benda-benda yang dapat menjadi perantara penularan.
Tidak menggaruk luka yang melepuh. Rutin mencuci tangan dengan sabun dalam air mengalir. (Anistigfar/Radar Jogja)
Baca Juga: Tim Dance Rowdy Ravens dari SMA Olifant JogjaTerilhami Komunitas Peduli Sampah, Pandawara
Editor : Meitika Candra Lantiva