RADAR JOGJA – Berbicara tentang gangguan mental hoarding disorder atau gangguan penyimpanan seringkali terlupakan atau tidak dipahami dengan baik.
Hoarding disorder adalah gangguan mental yang memperngaruhi banyak individu diseluruh dunia, namun sering kali tidak dikenal secara luas.
Gangguan mental ini ditandai dengan kecenderungan yang kuat untuk mengumpulkan barang-barang delam jumlah besar dan kesulitan untuk membuangnya, bahkan jika barang-barang tersebut tidak memiliki nilai.
Orang yang mengidap Hoarding disorder ini seringkali merasa terlalu terikat dengan barang-barang tersebut, bahkan jika itu hanyalah sampah atau barang yang rusak.
Tanda dan Gejala Hoarding Disorder
- Akumulasi barang berlebihan
- Kesulitan membuang barang
- Perasaan kecemasan
- Isolasi sosial
- Dampak negatif pada kesehatan dan keselamatan
Faktor dan Penyebab
Penyebab pasti dari penderita hoarding disorder ini masih belum sepenuhnya dipahami, tetapi faktor genetic, lingkungan dan trauma masa lalu dapat menjadi faktor gangguan ini.
Beberapa faktor resiko meliputi riwayat keluarga dengangan gangguan serupa seperti kecemasan, depresi atau trauma emosional.
Perlindungan dan Perawatan
Hoarding disorder ini adalah gangguan yang bisa sangat merusak kualitas hidup seseorang sebagai penderitanya.
Sangat penting untuk menyadari bahwa ini adlah gangguan mental yang memerlukan perawatan yang melibatkan terapi perilaku kognitif, dukungan sosial ataupun obat-obatan yang diresepkan.
Dengan pemahaman tentang hoarding disorder dapat menjadi langkah pertama dalam mebantu individu yang mengalami gangguan ini.
Memberikan dukungan, kesabaran dapat membantu mereka yang terkena hoarding disorder ini.
Gangguan ini adalah tantangan nyata namun dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang sesuai aka nada harapan untuk pemulihan. (Trimina Klara/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.