Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dehidrasi Bisa Terkena Heat Stroke? Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Bahana. • Rabu, 11 Oktober 2023 | 17:40 WIB

 

Suhu dan terik matahari pada puncak musim kemarau tahun ini harus diwaspadai.
Suhu dan terik matahari pada puncak musim kemarau tahun ini harus diwaspadai.

RADAR JOGJA – Cuaca kemarau memang sedang melanda Indonesia akhir – akhir ini. Sering kali minuman es yang akan kita minum untuk menghilangkan dahaga.

Namun, tidak semua minuman dingin membantu proses dehidrasi dengan baik.

Jika dehidrasi bisa memunculkan penyakit lain, yaitu heat stroke.

Heat stroke adalah tubuh kepanasan yang biasanya disebabkan oleh paparan matahari atau aktivitas fisik dalam suhu tinggi dengan waktu yang lama.

Heat stroke dapat menyerang disaat kondisi cuaca seperti ini.

Berikut gejala – gejala dari heat stroke, yaitu

  1. Suhu tubuh tinggi

Heat stroke dapat membuat tubuh kamu mencapai suhu 40 derajat atau lebih tinggi. Kalian bisa mengukur suhu panas dengan thermometer rektal.

  1. Perubahan kondisi mental dan perilaku

Heart stroke bisa terkena saat melakukan olahraga berat. Kondisi kulit terasa kering dan sedikit lembap. Untuk mengetahui gejala ini, kalian bisa sentuh permukaan kulit. Jika kulit terasa panas dan kering saat disentuh, ini merupakan tanda heat stroke karena cuaca panas.

  1. Detak jantung berdebar kencang

Heat stroke memacu detak jantung lebih kencang, karena tekanan panas memberi beban besar pada jantung untuk membantu mendinginkan tubuh.

  1. Mual dan muntah

Heat stroke ditandai juga dengan mual dan muntah. Kulit akan memerah karena suhu tubuh meningkat dan napas lebih cepat serta dangkal.

Heat stroke juga dapat menyebabkan sakit kepala berdenyut – denyut.

Gejala – gejala tersebut pastinya memiliki pencegahan agar dapat menghindari heat stroke ini. Langkah awal untuk mencegah heat stroke, yaitu

  1. Ambil posisi di tempat teduh atau di dalam ruangan
  2. Lepaskan pakaian yang berlapis
  3. Dinginkan tubuh dengan berbagai cara, seperti berendam air dingin atau kompres es dengan handuk di kepala, leher, ketiak, dan selangkangan.
  4. Minum air putih dalam jumlah yang banyak.
  5. Batasi aktivitas selama beberapa hari agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan cuaca panas.

Cuaca panas yang kunjung menimpa Indonesia ini memungkinkan kita bisa kapan saja terkena heat stroke.

Heat stroke dapat dialami oleh siapapun, maka dari itu harus memperhatikan gejala – gejala diatas.

Selalu jaga pola hidup dan jangan lupa minum air putih yang banyak agar terhindarkan oleh heat stroke. (Juliana Belence/ RADAR JOGJA)

 

Editor : Bahana.
#kemarau #dingin #radar jogja #dehidrasi #heat stroke #cuaca #minum #panas