Modus SPK Fiktif Dinas Pertanian Jogja, Pengusaha Catering Nyaris Ketipu Jutaan Rupiah 

Yunita Tri Hastuti • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:37 WIB
Bukti SPK plasu dari pelaku dan nasi box yang telah dipesan (Dok. X: @merapi_uncover)
Bukti SPK plasu dari pelaku dan nasi box yang telah dipesan (Dok. X: @merapi_uncover)

 

RADAR JOGJA - Kasus penipuan dengan modus memesan makanan dalam jumlah besar mengatasnamakan instansi pemerintah kembali terjadi pada awal Oktober 2026. 

Kali ini, seorang perempuan yang mengaku bernama Della Calista dan mengklaim sebagai pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Yogyakarta diduga memalsukan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk menipu pelaku usaha catering lokal.

Mengutip dari unggah akun X @merapi_uncover pada Jumat (2/10/2026), Kejadian berawal saat pelaku memesan ratusan nasi box dan air mineral kemasan senilai total Rp 8 juta kepada salah satu pengusaha catering yang baru merintis di Yogyakarta.

Baca Juga: Prediksi Skor Finlandia vs Albania di UEFA Nations League, H2H, Susunan Pemain dan Hasil Akhir

Pelaku memesan 150 box nasi untuk pengiriman tanggal 2 Oktober 2026 dan 200 box untuk tanggal 5 Oktober 2026.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menyertakan dokumen yang menyerupai SPK resmi dari dinas terkait, sehingga korban memproses pesanan tersebut walau belum menerima uang muka (down payment).

Kecurigaan muncul ketika pelaku menghubungi korban di tengah proses pemesanan dan memaksa korban membelikan souvenir peralatan ibadah senilai Rp 900.000.

Saat korban menolak karena keterbatasan modal, pelaku merespons dengan nada tinggi dan berdalih bahwa kesepakatan sudah terikat SPK.

Merasa ada yang tidak beres, pihak korban mendatangi langsung kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Yogyakarta pada awal Oktober 2026 untuk mengonfirmasi keberadaan pegawai serta agenda kegiatan yang dimaksud.

Pihak dinas setempat mengklarifikasi bahwa nama Della Calista bukan merupakan pegawai mereka.

Pihak dinas juga mengungkapkan bahwa nama tersebut tercatat sudah lebih dari tujuh kali melakukan aksi penipuan serupa terhadap pengusaha catering dan souvenir.

Baca Juga: Suporter Arsenal Heran Viktor Gyokeres Gacor di Timnas Swedia namun Mlempem di Klub, Arteta Disorot

Masyarakat, khususnya para pelaku UMKM catering dan penyedia barang, diimbau untuk lebih waspada terhadap pemesanan dalam skala besar yang mengatasnamakan instansi tertentu tanpa adanya DP resmi, serta selalu melakukan verifikasi langsung ke kantor dinas terkait sebelum memproses pesanan.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Modus Memesan Makanan mengatasnamakan instansi kasus penipuan korban modus